Jumat, 3 Februari 23

Enam Perusahaan Ini Terima Penghargaan CEMA di Penghujung The 8th ASEAN Marketing Summit

Enam Perusahaan Ini Terima Penghargaan CEMA di Penghujung The 8th ASEAN Marketing Summit
* Enam perusahaan penerima CEMA, yakni PT Kereta Api Indonesia (Persero), PT Pos Indonesia (Persero), PT Bank Syariah Indonesia Tbk, PT Toyota-Astra Motor, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, dan PT Pertamina (Persero). (Foto: Markplus)

Obsessionnews.com – Di penghujung The 8th ASEAN Marketing Summit, penghargaan bertajuk Company Entrepreneurial Marketing Awards (CEMA) dianugerahkan kepada enam perusahaan terkemuka di Indonesia yang mampu menunjukkan “Entrepreneurial Marketing Spirit”, serta memberikan dampak yang signifikan pada kinerja bisnis perusahaan mereka maupun masyarakat pada umumnya.

Indikator lain pada CEMA, yaitu perusahaan yang mampu menyeimbangkan empat aspek pada konsep CIEL yang terdiri dari Creativity, Innovation, Entrepreneurship dan Leadership selama pandemi dalam lingkup ASEAN dan global.

Baca juga: MarkPlus Siapkan Navigasi Bisnis Para Marketeer di Tahun Politik

Penerima CEMA di antaranya PT Kereta Api Indonesia (Persero), PT Pos Indonesia (Persero), PT Bank Syariah Indonesia Tbk, PT Toyota-Astra Motor, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, dan PT Pertamina (Persero).

Penghargaan diberikan dalam The 8th ASEAN Marketing Summit yang merupakan bagian dari The Annual 17th MarkPlus Conference 2023: Recovery to Reform: Post-Normal Agenda yang digelar oleh M Corp dengan Philip Kotler Center for ASEAN Marketing (PK-CAM).

Penghargaan secara simbolis diberikan oleh Hermawan Kartajaya, selaku Founder and Chairman MarkPlus Corp di ASEAN Secretariat (ASEC), Jakarta pada 7 Desember 2022.

Perusahaan yang pertama, Kereta Api Indonesia mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 58% serta pertumbuhan laba lebih dari 250% pada Q2 tahun 2022 YoY.

“KAI mampu pulih dari kerugian dengan melakukan beberapa inisiatif, antara lain strategi transformasi digital melalui aplikasi KAI Access. Serta kerjasama dengan berbagai pihak seperti Transjakarta dan Beijing Yawan HSR Co. Ltd. untuk mencapai Net Zero Emission pada 2060,” ujar Hermawan.

Kedua, Bank Negara Indonesia mencapai pertumbuhan pendapatan menjadi 37,9 triliun Rupiah pada Q2 tahun 2022 YoY.

Kinerja ini didukung berbagai inisiatif, seperti Diaspora Saving yang memudahkan diaspora di seluruh dunia untuk menjadi nasabah potensial, BNI Go Digital, dan BNI KUR yang bersinergi dengan pemerintah dalam memberdayakan sektor UMKM. Di kancah global, BNI mendukung gelaran Mandalika World Superbike 2022.

Baca juga: FOTO MarkPlus Gelar Gebyar UKM di Tangsel

Ketiga, Pos Indonesia mencatat pertumbuhan laba hampir 50% pada Q2 tahun 2022 YoY. Beberapa inisiatif Pos Indonesia termasuk transformasi digital dalam bentuk Pospay, Pospay Syariah.

Pos Indonesia juga bekerjasama dengan berbagai pihak, seperti dengan PT Inka Multi Solusi Service (IMSS) dalam mempercepat proses pengiriman barang ke luar negeri untuk mendukung logistik kepentingan terkait G20 di Bali.

Keempat, Bank Syariah Indonesia (BSI) membukukan pertumbuhan pendapatan dan laba sebesar 7,78% dan 41% di Q2 tahun 2022 YoY.

Kinerja tersebut didukung oleh berbagai inisiatif BSI, antara lain kemitraan dengan Grab serta Riyad Bank menjadi mitra strategis dalam MarkPlus Corp. mengembangkan bisnis di Arab Saudi.

Selain itu, BSI telah memulai ekspansi bisnisnya dengan membuka BSI Representative Office di Dubai. Kehadiran BSI di Dubai juga merupakan babak baru dalam sejarah pasar sektor keuangan nasional ekspansi di Timur Tengah.

Kelima, Toyota-Astra Motor mencatatkan produksi hampir 500 unit ribu unit kendaraan dengan pangsa pasar 41,6% dibandingkan seluruh merek kendaraan di Indonesia pada Oktober 2022.

Peningkatan permintaan ini didukung oleh inovasi seperti Toyota Official Store Solution (TOSS) dan produksi kendaraan listrik.

Toyota-Astra Motor memperkenalkan Kijang Innova Elektrik di IIMS Hybrid 2022, mobil merek nasional pertama yang dirancang menggunakan listrik sebagai tenaga penggerak (engine power).

Keenam. Pertamina bertekad mencapai Net Zero Emission pada 2060. Pada 2021 saja, Pertamina mampu mengurangi emisi sebesar 29,09% dalam emisi non-rutin dari proses yang digunakan untuk pasokan bahan bakar dan gas.

Saat ini, Pertamina telah mengoperasikan 300 kapal tanker sehingga Pertamina semakin yakin untuk mampu menguasai pasar ASEAN pada 2023.

Pertamina juga berencana membuka beberapa kantor cabang di Dubai, Inggris, dan beberapa negara lain untuk memahami kebutuhan pelanggan di sekitarnya.

Di tengah disrupsi ekonomi yang masih tak menentu, penghargaan ini diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi perusahaan lainnya di level ASEAN untuk mampu melahirkan inovasi serta terobosan baru dalam menghadapi dinamika industri di tahun 2023. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.