Selasa, 25 Januari 22

Emil Dukung Kebijakan Impor 50 Ribu Ekor Sapi Diserahkan ke Bulog

Emil Dukung Kebijakan Impor 50 Ribu Ekor Sapi Diserahkan ke Bulog
* Emil sidak op daging di Pasar Kosambi

Bandung, Obsessionnews – “Makanya kebijakannya saya dukung, impor sapi yang 50 ribu ekor itu diserahkan ke Bulog. Supaya bulog bisa mengontrol harganya,” kata  Walikota Bandung Ridwan Kamil saat sidak Operasi Pasar daging sapi di pasar Kosambi Jalan Ahmad Yani, Selasa (11/8).

Di Pasar Kosambi Ridwan Kamil mengecek daging sapi yang dijual oleh Badan Urusan Logistik (Bulog) Jawa Barat. Ia mengatakan jika harga daging sapi yang dijual bulog seharga Rp 90 Ribu/kg.

“Harganya Rp 90 ribu sesuai dengan standar yang bulog keluarkan. Kami hari ini akan rapat dengan asosiasi pengusaha daging sapi Kota Bandung agar mereka berdagang kembali,” ujar Kang Emil, sapaan akrabnya.

Ia berharap agar arahan dari dirinya kepada para pedagang daging sapi untuk berjualan kembali dapat turuti, karena agar tidak ada gejolak lagi dan mereka berdagang lagi dengan harga sama saat operasi pasar hari ini.

emil sidak op2

Emil juga mengutarakan dengan naiknya harga daging sapi ini ada sedikit dinamika dengan naiknya harga daging ayam. Ketika harga daging sapi meningkat masyarakat lalu beralih untuk mengkonsumsi daging ayam.

“Mudah-mudahan dalam dua hari sudah bisa distabilkan harga daging sapi dan ayamnya. Kami akan upayakan agar situasi kembali normal,” ungkapnya.

Menurut Emil, untuk tidak khawatir kepada ibu-ibu rumah tangga dengan gejolak daging sapi. Karena menurutnya suplai dari bulog masih cukup dan tinggal datang ke pasar-pasar.

Selain itu juga, ia masih mengandalkan sistem pasar dari pusat. Katanya, kalau kuota impor sapi itu pasti ada pengaruhnya. Dirinya juga sempat berbicara dengan Menteri Perdagangan Indonesia yang intinya jangan sampai harga daging sapi ditentukan oleh kelompok pengusaha.

Walikota yang gemar berpeci ini berkomitmen untuk tetap menjaga stabilitas harga dan siap untuk melakukan operasi pasar lagi.

“Kami berharap penentu harga itu dari Bulog, jangan sampai harga pasar ditentukan oleh pihak ke tiga,” tegasnya. (Dudy Supriyadi)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.