Jumat, 17 September 21

Emil Beri Peringatan Keras Pengusaha Ngemplang Pajak

Emil Beri Peringatan Keras Pengusaha Ngemplang Pajak

Bandung, Obsessionnews – Wali Kota Bandung Ridwan Kamil memberi peringatan kepada salah satu restoran yang belum mendaftar sebagai wajib pajak di kawasan Jalan Banteng, Kota Bandung, Selasa, (3/11). Peringatan tersebut merupakan tahap kedua dalam penegakan wajib pajak.

Sebelumnya, Pemkot Bandung telah memberikan kesempatan pelaku usaha yang menjadi target pajak, seperti restoran, hotel, rumah kos dan tempat hiburan. Sampai berakhirnya batas waktu pendaftar pada 7 Oktober lalu jumlah terdaftar mendekati 1000 wajib pajak.

“Ini adalah segel peringatan, karena setelah didatangi dan ditindak sesuai aturan, maka sesuai prosedurnya akan diberi waktu 7 hari, diberi stiker peringatan dan setelah 7 hari tidak meregister pajak artinya tidak ada niat baik. karena tidak ada niat baik maka restorannya akan kami segel,” tegasnya.

Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, menuturkan omzet rumah makan tersebut perharinya mencapai 10 juta, hal itu menunjukkan potensi pajak sangat besar untuk pembangunan Kota. Ridwan mengaku keikut sertanya dalam penegakkan hukum di lapangan sebagai upaya mendukung secara moril para petugas penertiban pajak.

“Saya turun pribadi untuk mendukung moril para petugas penertiban pajak, para petugas timnya pun tidak hanya dari Disyanjak, ada dari Kejaksaan, Kepolisian, Muspida, TNI dan lainnya,” terangnya.

Emil pun berharap, intensifikasi pajak sampai Desember nanti berjalan optimal, sehingga tahun depan penerimaan pajak naik berlipat-lipat. “Kita tidak mau melakukan ini, kita secara pribadi tidak mau menyegel, memarahi tapi kadang-kadang kalau tidak nurut terpaksa saya harus lakukan, ini untuk membuktikan bahwa kita tidak main-main!” ancamnya.

Walikota Bandung ini pun meminta agar Intensifikasi pajak tersebut dilakukan minimal 3 kali seminggu termasuk restoran-restoran yang ada di mall dan rumah kos. (Dudy Supriyadi)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.