Minggu, 17 Oktober 21

Ekspor Impor Menurun, Pertumbuhan Perekonomian Melambat

Ekspor Impor Menurun, Pertumbuhan Perekonomian Melambat

Padang, Obsessionnews – Menurunnya ekspor impor, dikhawatirkan akan berpengaruh terhadap pertumbuhan perekonomian Sumatera Barat (Sumbar). Kondisi pertumbuhan perekonomian Sumbar sejak lima tahun terakhir cenderung melambat.

Kepala Kantor Wilayah Direktur Jenderal (Dittjen) Perbendaharaan Sumbar, Supriyo, mengatakan, posisi Indeks Harga Konsumen (IHK) Kota Padang pada Januari 2016 termasuk tertinggi di Indonesia. Kondisi itu jauh lebih tinggi dibandingkan dengan Kota Bukittinggi dan Jakarta, serta rata-rata nasional.

Sementara, nilai ekspor Sumbar sepanjag tahun 2015 mencapai US$1.748,O juta. Keadaan itu mengamali penurunan sebesar 16,98 persen, bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2014.

Sedangkan nilai impor Sumbar, sepanjang tahun 2015 mencapai US$630,2 juta atau mengalami penurunan sebesar 39,08 persen dari tahun 2014.

“Sejak awal tahun ini nilai ekspor Sumbar mengalami penurunan sebesar 17,23 persen dibanding ekspor bulan Desember 2015,” kata Supriyo, pada acara Seminar Kebijakan Fiskal dan Perkembangan EKonimi Terkini, Kamis (17/3).

Kondisi yang terjadi, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar berupaya menggenjot pertumbuhan perekonomian dari sektor pariwisata.

“Dari sektor ini pertumbuhan perekonomian Sumbar di tahun 2016 kita targetkan bisa mencapai 5,8 persen,” kata Wakil Gubernur (Wagub) Sumbar, Nasrul Abit.

Nasrul Abit optimis, target itu bisa tercapai, mengingat dalam tahun ini Pemprov Sumbar mengembangkan lima kawasan pariwisata di Sumbar, masing-masing di Agam, Padang, Mentawai, dan Batusangkar.

“Kawasan agam yang dimaksud, ada Agam dan Bukittinggi, kawasan Padang bersamaan dengan Mandeh Pesisir Selatan, Mentawai, dan kawasan Batusangkar bersamaan Danau Singkarak, Danau di Atas dan Danau di Bawah,” kata Nasrul.

Pemprov Sumbar tengah mempersiapkan perencanaan atau desain pengembangan pariwisata kawasan dimaksud. (Musthafa Ritonga)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.