Selasa, 24 Mei 22

Eksekusi Cinderella Diwarnai Bentrok

Eksekusi Cinderella Diwarnai Bentrok
* BENTROKAN: Massa FKPPI memblokade jalan masuk PT CVI di Jalan Raya Tanjungsari, Kamis (3/9/2015). Massa membakar ban bekas dan melintangkan badan truk trailer. (Obsessionnews.com/Ari Armadianto)‎

Surabaya, Obsessionnews – Ribuan massa yang tergabung dalam Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri Polri ‎
(FKPPI) bentrok dengan petugas saat polisi akan melakukan eksekusi terhadap PT Cinderella Villa Indonesia di Jalan Raya Tanjungsari, Kamis (3/9/2015).

Polemik berkepanjangan sengketa lahan antara PT Ekspedisi Muatan Kapal Laut (EMKL) Pendawa melawan PT Cinderalla Vila Indonesia (CVI), aksi yang awalnya berjalan damai berubah menjadi anarkis.

Kejadian berawal saat petugas akan melakukan eksekusi CVI, namun massa mencoba mblokade aparat kepolisian dengan membakar ban bekas dan melintangkan dua unit truk. Karena massa menantang petugas, baku hantam pun tak bisa terelakkan.

Massa pun langsung melempari polisi dengan kayu dan batu. Sedangkan, aparat kepolisian membalas dengan menembakkan pistol gas air mata untuk membubarkan massa yang beringas.

Bukannya mundur dan bubar, massa malah semakin berani, gas air mata dibalas dengan hantaman batu. Akibatnya, aparat kepolisian dan wartawan terluka terkena hantaman batu dari arah pendemo.

“Saya kaget batu melayang dari arah massa mengenai kepala,” kata Ragil, wartawan yang menjadi korban pelemparan batu.

Petugas pun tak mau kalah dan berhasil membubarkan massa yang mencoba bertahan, dan eksekusi dapat dilakukan setelah memindahkan enam kontainer yang diparkir melintang di depan pintu pabrik. (GA Semeru)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.