Senin, 20 September 21

Eks Gubernur Papua Barnabas Suebu Divonis 4,5 Tahun Penjara

Eks Gubernur Papua Barnabas Suebu Divonis 4,5 Tahun Penjara

Jakarta, Obsessionnews – Majelis Hakim Pengadilan Tipikor menyatakan terdakwa Barnabas Suebu terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana didakwakan dalam dakwaan kedua. Oleh karenanya, majelis menjatuhkan pidana penjara selama 4 tahun dan 6 bulan dan denda sejumlah Rp150 juta terhadap mantan Gubernur Papua itu.

“Dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar, diganti pidana kurungan selama 3 bulan,” ujar Ketua majelis hakim Tito Suhud saat membacakan vonis dalam sidang di pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (19/11/2015).

Barnabas dianggap terbukti mengarahkan kegiatan detail engineering design (DED) Danau Paniai dan Sentani tahun 2008 serta DED Sungai Urumuka dan Memberamo tahun 2009 dan 2010 agar dilaksanakan oleh PT Konsultasi Pembangunan Irian Jaya (KPIJ), perusahaan miliknya. Perbuatan korupsi itu dilakukan bersama-sama dengan Direktur Utama PT KPIJ Lamusi Didi dan Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Papua Jannes Johan Karubaba.

Tidak hanya itu, Barnabas selaku gubernur telah ikut campur dalam proses pengadaan kegiatan DED Sentani dan panitia dengan cara meminta bantuan La Musi Didi untuk mencari tenaga ahli yang mampu mengerjakan kegiatan tersebut. Barnabas juga mengarahkan Toto Purwanto selaku kepala Dinas Pertambangan dan Energi Papua agar pekerjaan DED Paniai dan Sentai dikerjakan oleh PT KPIJ.

Demikian juga untuk pekerjaan Sungai Urumuka dan Memberamo, Barnabas mengarahkan Jannes Johan Karubaba agar kegiatan dimaksud dikerjakan oleh PT Indra Karya dan KPIJ. Bahkan, Barnabas meminta agar Distamben hanya sebagai juru bayar saja dan menyerahkan teknis pelaksana sepenuhnya kepada PT Indra Karya.

“Terdakwa juga berupaya menindaklanjuti hasil audit BPK dalam pengerjaan DED,” kata hakim.

Vonis tersebut lebih rendah dibanding dengan tuntutan jaksa penuntut umum KPK yang meminta agar Barnabas divonis 7 tahun 6 bulan dan pidana denda sebesar Rp200 juta subsider 6 bulan kurungan ditambah pidana uang pengganti sebesar Rp300 juta subisder 1 bulan kurungan. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.