Senin, 16 September 19

Eks Gafatar: Shalat dan Puasa Tidak Wajib, Sukarno Nabi

Eks Gafatar: Shalat dan Puasa Tidak Wajib, Sukarno Nabi

Jakarta, Obsessionnews – Selalu ada cerita menarik dari mantan anggota Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) atau eks Gafatar. Pasca mencuatnya pemberitaan tentang Gafatar, banyak informasi yang didapat berkaitan dengan ajaran-ajarannya yang dianggap menyimpang dari keyakinan masyarakat pada umumnya.

Seperti ceritaMuhammad Sidik 49 tahun, mantan anggota Gafatar yang ditampung di markas besar Pramuka, taman Wiladatika Cibubur. Ia sangat yakin ajaran yang diberikan Gafatar itu benar. Misalnya ia menganggap menjalankan syariat Islam itu tidak wajib seperti shalat dan puasa. Sebab, bagi mereka berbuat bagi bagi sesama itu sudah menjadi inti sari dari shalat.

“Bahkan ketika dua manusia tengah berbicara kebaikan, dia sama saja sedang berdzikir kepada Allah,” katanya di lokasi, Rabu (27/1/2016).

Selain itu, anggota Gafatar kata Sidik juga menganggap Sukarno adalah Nabi. Sebab, Sukarno mampu membawa bangsa Indonesia dari kegelapan di masa kolonial. Baginya, Nabi itu adalah orang yang bisa menyampaikan kebenaran. Dan Pancasila adalah karya Sukarno yang mengandung inti sari dari semua ajaran agama.

“Jadi kita tidak perlu mensakralkan Nabi. Nabi adalah orang yang membawa dan menyampaikan kebenaran,” katanya.

Adapun Mushadeq pemimpin Al Qiyadah al Islamiah adalah satrio piningit, yang artinya juru selamat atau ratu adil, dalam istilah Jawa Kuno. Menurutnya, kehadiran Mushadeq sudah diramalkan oleh penasihat spiritual Kerajaan Majapahit ketika diperintah oleh Raja Brawijaya.

Sidik adalah ‎warga asli Riau. Ia bergabung dengan Gafatar sejak 2011 yang lalu. Ia rela meninggalkan kampung halamannya menuju Kalimantan Barat untuk bergabung dengan mantan anggota Gafatar yang lain. Sebelumnya, Sodik adalah mantan buruh tukang kayu. (Albar)

Kondisi Anak-anak dari Eks Gafatar di Bumi Perkemahan Pramuka. (Albar/Obsessionnews)
Kondisi Anak-anak dari Eks Gafatar di Bumi Perkemahan Pramuka. (Albar/Obsessionnews)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.