Jumat, 17 September 21

Ekonomi RI Tertinggal, HMI Perkuat Kader Jadi Pengusaha

Ekonomi RI Tertinggal, HMI Perkuat Kader Jadi Pengusaha

Jakarta, Obsessionnews – Sudah 68 tahun Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) berperan sebagai satu barisan yang intelektual dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Dalam satu spirit keislaman yang mendeklarasikan diri sebagai organisasi HMI tapi secara tersirat juga menyatakan diri sebagai Harapan Masyarakat Indonesi  atau ‘HMI’.

Mantan Ketua Pengurus Besar (PB) HMI Akbar Tanjung menyebutkan bahwa Anies Baswedan salah satu contoh harapan HMI sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) saat ini. HMI harus berbuat bukan saja kesejahteraan di dunia tapi kesejahteraan di akhirat.

Menurut Penasehat Partai Golkar menyerukan bahwa masyarakat Indoneaia 2015 akan dihadapkan berbagai persoalan sekaligus tantangan MEA (Masyarakat Ekonomi Asean). ” Tentunya ada tantangan baru, tapikan peluang baru bagi yang memiliki peluang dan berpendidikan tinggi baik itu di Indonesia sendiri maupun di Asia,” ungkapnya dalam buka puasa bersama di kediamana Menteri Agraria Ferry Mursyidan Jl. Denpasar Raya Blok C No 4 Kuningan, Jakarta, Kamis (2/7/2015).

Akbar HMI2

Menurut Akbar, bangsa Indonesia masih memilki banyak ketertinggalan. Terutama dibidang ekonomi jika dibanding dengan persoalan ketertinggalan yang lainnya. Terutama mengenai ekonomi menengah atau mikro.

“Kalau KAHMI Alhamdulillah memliki usaha meliputi usaha KAHMI, spirit dan bagaimana mengembangkannya sehingga muncul interpreneur baru. Tidak perlu terlalu ambisi atau memperoleh ambisi tinggi tapi harus menjadi pengusaha, sudah itu yang menjadi perhatian ke depan,” tegas Mantan Ketua DPR RI.

Mengenai kondisi ekononi, Akbar menekankan pada senior HMI yang lain untuk memberikan bimbingan pada junior. “Senior harus memberikan bimbingan kepada junior, agar dapat memanfaatkan Sumber Daya Alam (SDA). Dengan kemampuan yang kita milliki kita mampu mensejahetarakan masyarakat,” yakinnya. (Asma)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.