Rabu, 12 Desember 18

MarkPlus Siapkan Navigasi Bisnis Para Marketeer di Tahun Politik

MarkPlus Siapkan Navigasi Bisnis Para Marketeer di Tahun Politik
* Founder & Chairman MarkPlus, Inc. Hermawan Kartajaya selaku penyelenggara di MarkPlus Conference 2019 di The Ritz-Carlton Pacific Place, Jakarta, pada Kamis (6/12/2018).

Jakarta, Obsessionnews.com – Event marketing di Asia, yaitu MarkPlus Conference, kembali hadir tahun ini. Memfokuskan pembahasan mengenai tren, fenomena, dan prediksi pemasaran yang akan terjadi di Indonesia pada tahun yang mendatang, acara selama satu hari penuh tersebut dihadiri 5.000 partisipan mulai dari eksekutif perusahaan, pebisnis, pemasar, akademisi, pelajar, dan profesional dari Indonesia maupun luar negeri.

Dari tahun ke tahun MarkPlus Conference selalu menjadi navigasi, referensi, serta strategi dalam mempersiapkan bisnis di tahun berikutnya. Tidak terkecuali untuk menghadapi tahun politik 2019. Karena kondisi dan lanskap bisnis setiap tahun selalu berbeda, dengan berbagai tantangan di dalamnya. Pada edisi kali ini, MarkPlus Conference hadir dengan tema Political Year: Battle for Growth.

“Tahun 2019 adalah tahun politik, tahun di mana Indonesia akan bertemu pemilihan presiden. Kondisi tersebut tentu berpengaruh pada kondisi ekonomi, karena para pelaku bisnis akan wait and see, menunggu kepastian politik untuk melanjutkan bisnis. Tapi bukan berarti momen ini tidak bisa dimanfaatkan, justru harus dicari kesempatan atau opportunities untuk terus tumbuh,” ujar Founder & Chairman MarkPlus, Inc. Hermawan Kartajaya selaku penyelenggara di MarkPlus Conference 2019 di The Ritz-Carlton Pacific Place, Jakarta, Kamis (6/12/2018).

Menurut Hermawan, tema Battle for Growth diharapkan dapat menjadi panduan pelaku bisnis dalam menentukan strategi, terutama marketing. Dalam masa pemilu yang digelar pertengahan tahun, pelaku bisnis biasanya menunggu hingga paruh kedua agar dapat kepastian pemerintahan akan datang.

Namun justru di paruh pertama itu opportunities datang, sebagai waktu tepat untuk merencanakan strategi untuk menghadapi paruh kedua dengan lebih matang. Dan di paruh kedua adalah momentum untuk mengambil aksi dan tancap gas agar pertumbuhan terpacu.

Untuk itu, menghadapi tahun pemilu mendatang, Hermawan menegaskan setidaknya ada tiga hal yang bisa menjadi kunci memacu pertumbuhan, yaitu scenario marketing, millennial branding, dan digital selling.

Scenario marketing artinya perencanaan matang, cermat, tepat, dan disertai strategi yang bisa direalisasikan. Harus ada beberapa skenario strategi karena tahun pemilu situasinya tidak pasti.

“Sementara millennial branding artinya memasarkan ke pasar paling besar saat ini, yaitu milenial. Pendekatannya berbeda, tidak bisa lewat iklan konvensional saja, tapi lewat bagaimana brand engage dengan mereka. Media sosial harus dimaksimalkan. Terakhir, digital selling. Mau sudah kuat di offline, harus tetap punya kanal penjualan online, itulah pendekatan OMNI. Kuat di offline juga online,” sambung Hermawan.

The Best Marketing Minister Tourism of ASEAN

Ajang MarkPlus Conference juga selalu memberikan penghargaan kepada para pemasar yang berhasil menunjukan prestasi luar biasa dalam satu tahun terakhir, yaitu Marketeer of the Year. Mulai dari meningkatkan brand awareness, membawa perusahaan keluar dari kesulitan, sampai yang sukses mempertahankan tradisi panjang kinerja baik melalui berbagai transformasi bisnis.

Lebih spesialnya pada tahun ini MarkPlus, Inc. memberikan apresiasi khusus untuk Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Dr. Ir. Arief Yahya, M.sc. sebagai The Best Marketing Minister Tourism of ASEAN.

Ada tiga penilaian mendasar, diantaranya consistency. Performa pariwisata Indonesia sudah tidak diragukan lagi, yang terbukti dengan pertumbuhan yang mencapai 22%, atau tiga kali lipat. Dan yang lebih penting lagi, exponential growth setiap tahun yang menunjukkan konsistensi pada performa kinerja pariwisata Indonesia.

Yang kedua adalah competency, salah satu dampak dari apa yang telah dilakukan Kementerian Pariwisata, melalui CEO-nya Arief Yahya, adalah kepercayaan yang diberikan internasional kepada Indonesia. Terbukti mulai dari pengakuan-pengakuan bergengsi tingkat nasional (Brand of The Year 2018) dan internasional (World Travel & Tourism Council Top 9, mengungguli negara-negara ASEAN lain), hingga nilai investasi pariwisata yang semakin besar.

Dan yang ketiga adalah collectivity, keberhasilan pariwisata tidak hanya menjadi tugas dan tanggung jawab Kementerian Pariwisata. Menyadari hal tersebut, Menteri Pariwisata berhasil mengaktivasi stakeholder untuk bersama-sama satu tujuan mensukseskan pariwisata Indonesia, menjadi salah satu core pembangunan negara.

Salah satu bagian dari rangkaian acara MarkPlus Conference 2019 adalah Innovation Network of Asia (INA) yang diselenggarakan pada Rabu dan Kamis, 5-6 Desember 2018, yang digelar di Glass House The Ritz-Carlton Pacific Place, Jakarta, di mana di dalamnya terdapat acara INA ENTREPRENEUR AWARD 2018, yaitu penghargaan bagi kepala-kepala daerah yang dianggap berprestasi dalam mengembangkan entrepreneurship di wilayahnya.

Penilaian sendiri dibagi dalam beberapa parameter, yaitu pengentasan kemiskinan, pengembangan pariwisata, kesehatan, perdagangan, sampai investasi.

Rangkaian MarkPlus Conference 2019 ditutup oleh gelaran WOW Night 2018 di malam harinya, yang menampilkan Padi Reborn. Di beberapa edisi WOW Night sebelumnya, sejumlah musisi papan atas pernah tampil di sini, antara lain Kahitna, Yovie and The Nuno, Glenn Fredly, Lea Simanjuntak, Dwiki Dharmawan, dan lain-lain. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.