Senin, 21 September 20

EIGER Alihkan Sebagian Kapasitas Produksi untuk Pembuatan APD

EIGER Alihkan Sebagian Kapasitas Produksi untuk Pembuatan APD
* Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil berkunjung ke PT Eigerindo MPI di Kabupaten Bandung. (Foto: dok manajemen)

Bandung, Obsessionnews.com — PT Eigerindo Multi Produk Industri (MPI) turut andil dalam perang melawan virus corona di Tanah Air. Pemilik brand EIGER Adventure, Exsport, dan Bodypack ini mengalihkan sebagian kapasitas produksi untuk lebih fokus membuat sekitar 50 ribu alat pelindung diri (APD).

“APD yang kami buat itu didonasikan kepada masyarakat yang membutuhkan, dan terutama bagi para tenaga medis yang sedang berjuang di garis pertahanan terakhir kita,” ucap CEO PT Eigerindo MPI Ronny Lukito seraya menyebutkan APD yang diproduksi mulai dari masker kain, face shield, sampai coverall.

Melalui Program EIGERShare, tahap awal bantuan itu diserahkan melalui Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan didistribusikan bersama tim Jabar Quick Response, serta beberapa komunitas masyarakat di wilayah Bandung Raya. 

PT Eigerindo pun turut mendukung Program Bandung Bangkit Bersama yang fokus bergerak di Kecamatan Cicendo, salah satu klaster zona merah di Bandung, dalam bentuk bantuan dana hingga Rp500 juta.

PT Eigerindo juga mendukung Vertical Rescue Indonesia dalam Gerakan Satu Juta Liter Disinfektan untuk Indonesia, serta bersama Benihbaik.com dalam penggalangan donasi yang sudah berjalan sejak awal tahun 2020. Sebagian penjualan EIGER telah didonasikan secara rutin melalui Benihbaik.com.

Selain itu, PT Eigerindo menyerahkan bantuan beras kepada 1.000 kepala keluarga penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) di Desa Pangauban, yang berada di sekitar lingkungan kantor PT Eigerindo, penyemprotan disinfektan secara rutin di lingkungan warga, dan pembagian hand sanitizer secara gratis.

Para karyawan toko EIGER pun turut andil dalam membagikan masker kain kepada masyarakat yang membutuhkan di sekitar area tokonya masing-masing.

“Jadi, saat ini PT Eigerindo fokus dalam membantu program-program pemerintah dalam penanggulangan pandemi Covid-19 ini,” kata Ronny.

Berikut ini program EIGERShare lawan Covid-19:

* Mendonasikan APD kepada tenaga medis di Jawa Barat

* Mendukung Program Bandung Bangkit Bersama di Kecamatan Cicendo

* Mendukung Vertical Rescue Indonesia dalam Gerakan Satu Juta Liter Disinfektan untuk Indonesia

* Bersama Benihbaik.com dalam penggalangan donasi yang sudah berjalan sejak awal tahun 2020.

* Menyerahkan bantuan beras kepada 1.000 keluarga PMKS di Desa Pangauban

* Penyemprotan disinfektan secara rutin di lingkungan warga

* Pembagian hand sanitizer gratis

* Karyawan EIGER membagikan masker kain kepada masyarakat yang membutuhkan di sekitar toko.

APD Produksi EIGER Dipuji

Baru-baru ini Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil bersama Bupati Bandung Dadang M Naser, Kapolresta Bandung Kombes Hendra Kurniawan dan Dandim 0624 Kabupaten Bandung Letkol Inf Donny Ismuali Bainuri berkunjung ke PT Eigerindo MPI di Kabupaten Bandung.

“Puji Tuhan, kehadiran Gubernur memberikan motivasi kepada kami di tengah pandemi ini, untuk tetap semangat dan terus melakukan continues improvement agar dapat selalu menghasilkan produk-produk terbaik yang berguna dan berkualitas bagi masyarakat,” ujar Ronny.

Dalam kunjungan itu, Gubernur Jawa Barat yang akrab disapa Emil ini meninjau pabrik EIGER yang membuat hazmat. Dia mengaku baru tahu pembuatan hazmat tidak bisa memakai bahan sembarangan termasuk jahitannya.

Selain itu, Kang Emil juga meninjau kesiapan EIGER memproduksi alat pelindung diri (APD) dan penerapan secara bertahan adaptasi kebiasaan baru (AKB).

“APD produksi EIGER ini menyesuaikan dimensi orang Indonesia. Sangat Indonesia, kira-kira begitu. Saya juga bisa katakan EIGER adalah contoh AKB yang terbaik. Ini contoh industri yang beradaptasi terhadap masalah Covid-19,” ujar Emil.

Ia bangga, Jawa Barat sudah bisa memproduksi peralatan untuk melawan virus corona, seperti produksi APD di Kabupaten Bandung, masker khusus bedah di lima pabrik di Jawa Barat, dan ventilator buatan PT Dirgantara Indonesia.

“Setelah melihat presentasi itu saya takjub dan melebih ekspektasi saya. Kunci melawan Covid-19 itu ada tiga, yaitu pencegahan, pelacakan, dan perawatan,” ujar dia.

“Itu yang membuat saya optimistis. Tidak ada alasan kita tidak sukses melawan Covid-19 ini,” sambung Emil. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.