Sabtu, 19 Oktober 19

Dwina Septiani Wijaya Tangguh dan Cekatan Transisi ke Digitalisasi  

Dwina Septiani Wijaya Tangguh dan Cekatan Transisi ke Digitalisasi   
* Direktur Utama Peruri Dwina Septiani Wijaya. (Foto: Istimewa)

Dalam pelaksanaannya, Peruri senantiasa mengacu pada arahan dan aturan Kementerian BUMN RI melalui Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL).

 

Kiprah dan karier Dwina Septiani Wijaya sejak diamanahkan sebagai Direktur Utama Peruri hingga saat ini terbilang positif. Lulusan HEC School of Management in Paris, Prancis, ini melakukan usaha pencapaian target perusahaan. Sebagai wujud komitmen menjalankan program direksi membentuk tim Efisiensi Biaya dan Inovasi Tahun 2019, terdiri dari beberapa unit kerja agar dapat melakukan pengendalian biaya melalui beberapa cara, termasuk ide-ide baru dan berbagai inovasi bertujuan mencapai target kinerja perusahaan.

Dalam transisi ke arah digital, perusahaan peraih penghargaan SNI Award 2018 yang diselenggarakan oleh Badan Standarisasi Nasional (BSN) ini menyusun roadmap bisnis dari bisnis konvensional (secure printing) menuju bisnis digital (end to end digital security services). Peralihan teknologi ini bukan hanya alat produksi saja yang menjadi fokus perusahaan, tetapi Peruri telah bergerak dalam bidang penyedia jasa sistem keamanan transaksi digital melalui anak perusahaan, yaitu PT Peruri Digital Security (PDS).

Dwina mengatakan,“PDS telah menandatangani akta jual beli saham PT Cardsindo Tiga Perkasa (Cardsindo) sebesar 55% dengan nilai transaksi Rp35,3 miliar. Proses akuisisi sejalan dengan inisiatif Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) Peruri 2017–2021 dan bagian restrukturisasi PDS dengan cara mengakuisisi perusahaan yang bergerak di bidang smart card. Akuisisi tersebut diharapkan mampu menjadikan PDS menjadi perusahaan penyedia digital security yang mumpuni.”

Selain itu, pengembangan produk-produk digital melalui Strategic Business Unit (SBU) Digital Security sedang disiapkan. Tuntutan akan transparansi, kebermanfaatan dalam pengelolaan informasi dan kondisi pasar global yang semakin kompetitif di era globalisasi, memicu semangat Peruri dalam perencanaan ke depan. Oleh karena itu, Peruri bertransformasi dalam bidang digital security platform yang menjamin keaslian dan keamanan suatu produk melalui line-up produk baru di antaranya Peruri Code, Peruri Trust dan Peruri Sign.

Peruri mengusung tema ‘Strengthening the core business and building capabilities for new business’ untuk RKAP 2019. Bisnis inti pencetakan uang rupiah tetap menjadi backbone yang menyumbang revenue dengan porsi terbanyak hingga 70%.

Penguatan kembali bisnis inti Peruri untuk terus memperbesar revenue dari pencetakan uang rupiah dilakukan dengan cara modernisasi mesin, menurunkan persentase inchiet atau hasil cetak tidak sempurna, membentuk Strategic Business Unit (SBU) Uang RI, dan digitalisasi sistem informasi.

Pada 2019 target pendapatan Peruri sebesar Rp4,125 hingga semester I 2019 tercapai 40,79%, target laba usaha Rp538,62 miliar tercapai 46,74%, target laba bersih sebesar Rp301,85 miliar tercapai 55,38%. Selanjutnya tugas Peruri adalah menyukseskan RKAP 2019 melalui perencanaan yang baik. Transformasi digital dan teknologi informasi juga dilakukan dengan pembuatan aplikasi Enterprise Resource Planning (ERP) berbasis SAP, yaitu sebuah sistem informasi perusahaan untuk mengintegrasikan seluruh sumber daya, informasi, dan aktivitas yang diperlukan proses bisnis secara lengkap dan real time. Hal ini menjadi pendukung proses bisnis menjadi lebih efisien dengan meminimalisasi potensi kesalahan, data tidak valid, proses kerja manual dan beberapa hal lainnya yang dapat membebani perusahaan.

Pada tahun ini Peruri juga telah meresmikan Rumah Kreatif Karawang (RKK) untuk mendorong kemandirian dan pengembangan UMKM yang berlokasi di Jalan Raya Teluk Jambe, Kabupaten Karawang. RKK dapat dijadikan tempat para pelaku UMKM untuk belajar dan berdiskusi agar menjadi UMKM Indonesia yang berkualitas.

Selain itu, guna meningkatkan kemampuan manajemen dan semangat berwirausaha para mitra binaan, Peruri menyelenggarakan program pendidikan, pelatihan dan mengikutsertakan mitra binaan terpilih untuk berpartisipasi dalam pameran produk UMKM. Dalam pelaksanaannya, Peruri senantiasa mengacu pada arahan dan aturan Kementerian BUMN RI melalui Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL).

Dalam mengomandoi perusahaan mencapai target, Dwina tetap menerapkan ‘collaborative leadership‘ dalam kepemimpinannya.

“Untuk mendapatkan hasil yang efektif dan efisien diperlukan teamwork dan keputusan bersama dari seluruh elemen organisasi. Kepemimpinan seperti ini memberikan kesempatan kepada seluruh unit kerja untuk berinovasi atau mencari solusi terbaik dalam penyelesaian suatu masalah. Menurut saya, seorang leader pada era saat ini harus mampu mendorong orang-orang yang dipimpinnya untuk termotivasi mengeluarkan yang terbaik dari diri mereka sehingga kita bisa menghasilkan pemimpin-pemimpin yang lebih baik,” ujarnya. (Angie Diyya)

Artikel ini dalam versi cetak dimuat di Majalah Women’s Obsession Edisi Agustus 2019 dengan tema “17 Perempuan Tangguh 2019”

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.