Minggu, 5 Desember 21

Dwi Serahkan Merger Pertamina-PGN ke Pemerintah

Dwi Serahkan Merger Pertamina-PGN ke Pemerintah

Jakarta, Obsessionnews – Polemik rencana Menteri BUMN Rini Soewani yang akan merger atau holding company PT Pertamina (Persero) dengan Perusahaan Gas Negara (PGN), dijawab Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto. “Masih proses dan semua tergantung pemerintah selaku pemegang saham mayoritas korporasi,” ujar Dwi.

Lebih lanjut mantan Dirut Semen Indonesia itu, menambahkan, tunggu proses berjalan. Pertamina dan PGN koordinasi di dalam sinergi operasional. Pemanfaatan aset bersama dan investasi, ini akan dilaksanakan bersama deputi BUMN.

baca juga:

Yuk Ikutan Beasiswa Universitas Pertamina

Pertamina Siapkan Pasokan BBM Jelang Ramadhan

Dwi Bantah Laba Pertamina Anjlok

Rini Dorong Pertamina Jadi BUMN Kelas Dunia

Direktur Keuangan Pertamina Arief Budiman menambahkan, perihal holding company, bukan keputusan dari Pertamina. Tapi murni dari Kementerian BUMN, untuk membuat harga gas lebih kompetitif.

“Holding bukan keputusan korporasi. Jadi kita pun tidak tahu karena masih di wilayah pemegang saham (pemerintah). Terlepas apakah holding itu terbentuk atau tidak, kita sudah bertemu dengan PGN,” katanya.

Dengan kata lain, Kementerian BUMN dan PGN dan Pertamina, sama-sama tertutup mengenai prosedur holding company sektor energy ini, hal demikian dibuktikan oleh pembentukan tim khusus yang sudah ada pada bulan Januari 2016 ini dan baru diumumkan sekarang.

“Kita sudah ada tim gabungan holding secara operasional. Itu melihat dari sisi operasi dan investasi, dan banyak investasi yang bisa disinergikan,” imbuh Arief.

Sebelumnya, Rini Soemarno, melempar wacana untuk membuat holding BUMN sektor energi, demi memperkuat keuangan perusahaan. Antara lain, Pertamina dengan PGN.

Rencana itu ditentang keras Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB). “masyarakat dan pekerja Pertamina merasa cemas dan langkah Bu Rini membawa kerugian bagi BUMN migas kebanggaan rakyat Indonesia ini,” tutur Presiden FSPPB, Noviandri. @reza_indrayana

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.