Rabu, 22 September 21

Duo Kejati-Kejagung Tangkap DPO 6 Tahun

Duo Kejati-Kejagung Tangkap DPO 6 Tahun

Semarang, Obsessionnews – Theresia Merdhini Prasasti Sumekar, mantan Kepala SPBU Wates yang menjadi buron Kejaksanaan Negeri Kulonprogo, atas kasus korupsi dana penyertaan modal Pemkab Kulonprogo berhasil dibekuk oleh tim intelejen Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah bekerja sama dengan tim Kejaksaan Agung (Kejagung), Rabu (13/5/2015).

Theresia menghilangkan jejak usai divonis bersalah dan diputus 1 tahun penjara subsidier denda Rp 50 juta oleh Kejagung selaku pihak ketiga dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Aneka Usaha sebesar Rp 1 miliar.

DPO-

Asisten Intelijen (Asintel) Kejati, Yacob Hendrik menjelaskan tim gabungan melakukan pengintaian terhadap tersangka yang sempat buron selama enam tahun itu. Penangkapan dijalankan saat tersangkan tengah tertidur lelap.

“Sekitar pukul 00.30 (penangkapan) dini hari. Tersangka ditangkap saat sedang beristirahat bersama dua anaknya di Perum Griya Banyumanik, Semarang. Tanpa perlawanan, kami bawa tersangka bersama anaknya karena kedua anaknya tidak mau ditinggal. Jadi ya tidak apa-apa ikut di Kejati,” ujarnya di hadapan awak media di Kantor Kejati Jateng.

Ia menerangkan tersangka melarikan diri setelah vonis dijatuhkan pada Januari 2009 lalu. Tersangka kemudian dimasukan kedalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejari Kulonprogo dan menghilang selama lebih dari enam tahun.  Pihaknya melakukan pemantauan secara intensif hingga akhirnya secara diam-diam langsung melakukan penggrebekan.

Sedangkan, dalam kasus ini Theresia telah melakukan perbuatan melawan hukum dengan melakukan korupsi atas dana penyertaan modal Pemkab Kulonprogo. Perbuatannya dilakukan dalam kurun waktu mulai 2003 sampai 2005. “Untuk peran Kejati Jateng hanya membantu dalam penangkapan saja. Hal itu karena persembunyian Theresia berada di wilayah hukum Kejati Jateng,” terangnya.

Sementara itu, terpidana Theresia akan langsung dibawa oleh tim dan diserahkan Kejari Kulon Progo untuk mempertanggungjawabkan putusan yang telah dijatuhkan. (Yusuf IH)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.