Sabtu, 18 September 21

Dunga: Brasil Kalah Akibat Virus

Chile – Pelatih tim nasional Brasil Dunga menilai kekalahan timnya dari Paraguay diakibatkan oleh virus yang menyerang timnya pada pekan ini.

Dalam penuturannya, Dunga menyatakan bahwa setidaknya ada 15 pemain yang terjangkit virus sehingga ia terpaksa menjalani sesi latihan ringan yang mengakibatkan kecepatan Brasil berkurang di pertandingan nyata.

Dunga menyebut timnya tidak memiliki kecepatan yang cukup untuk menjalankan pertandingan karena 15 pemainnya terserang virus pada pekan ini.

Di perempat-final melawan Paraguay, Robinho sempat membuat Brasil unggul cepat di menit ke-15 dan membawa timnya menguasai pertandingan di babak pertama. Akan tetapi, sebuah penalti yang diberikan wasit kepada tim lawan di paruh kedua berhasil dituntaskan oleh Derlis Gonzalez hingga memaksa laga ditentukan lewat adu penalti.

Di babak tos-tosan tersebut, hanya tiga dari empat pemain Brasil yang bisa melesakkan bola ke gawang, sementara empat pemain Paraguay mampu menjalankan tugasnya dengan baik.

“Kami sudah berusaha untuk mengimbangi permainan mereka, terutama bola-bola udara. Kami memiliki sejumlah momen bagus di pertandingan itu, dengan kecepatan dan pergantian strategi. Meski demikian, [kekalahan] ini bukan alasan, bukan juga pembenaran, namun 15 dari pemain kami terjangkiti virus pada pekan ini. Kami pun terpaksa membatasi sejumlah sesi latihan,” demikian Dunga.

“Hari ini kami mendapati pertandingan penting, yang membutuhkan kecepatan dan kami tidak memiliki itu di akhir laga. Akan tetapi, gol pertama kami dicetak lewat cara ini.

“Tidak diragukan lagi, Willian merasa tidak enak badan di saat jeda, dan Robinho sudah kelelahan di akhir laga. Kami harus menyeimbangkan permainan dan aspek fisik, dan mencoba menang hingga saat terakhir.

“Banyak pemain mengalami sakit kepala, sakit punggung, tidak enak badan, beberapa bahkan merasakan hal yang lebih berat dari pemain lain. Untuk itu, kami terpaksa mengurangi intensitas latihan sehingga mereka bisa pulih,” imbuhnya.

Bek timnas Brasil, Miranda. (goal.com)
Bek timnas Brasil, Miranda. (goal.com)

 

Brasil Langsung Tatap Kualifikasi Piala Dunia 2018
Bek tim nasional Brasil, Miranda, tidak ingin larut dalam kesedihan setelah disingkirkan Paraguay dari Copa America 2015. Seperti diketahui, langkah tim Samba terhenti di babak perempat-final lantaran kalah di drama adu penalti.

Miranda selaku bek Brasil menyebut negaranya akan langsung mengalihkan fokus ke kualifikasi Piala Dunia 2018 setelah disingkirkan Paraguay di perempat-final Copa America 2015.

Di pertandingan itu, Robinho sempat membuat Brasil unggul cepat di menit ke-15 dan membawa timnya menguasai pertandingan di babak pertama. Akan tetapi, sebuah penalti yang diberikan wasit kepada tim lawan di paruh kedua berhasil dituntaskan oleh Derlis Gonzalez hingga memaksa laga ditentukan lewat adu penalti.

Di babak tos-tosan tersebut, hanya tiga dari empat pemain Brasil yang bisa melesakkan bola ke gawang, sementara empat pemain Paraguay mampu menjalankan tugasnya dengan baik.

Setelah kegagalan ini, Miranda yang mewakili Brasil menyebut negaranya akan langsung mengalihkan fokus dengan membidik kelolosan ke Piala Dunia 2018, yang menurut rencana bakal digelar di Rusia.

“Sulit untuk berkata-kata sekarang, ini momen yang menyedihkan, padahal kami tampil solid. Kami kebobolan karena pelanggaran di kotak terlarang, yang membuahkan penalti. Dan penalti itu sungguh disayangkan. Kami harus tetap menegakkan kepala, dan kini kami menatap kualifikasi Piala Dunia,” ujarnya kepada Sportv.

Mengenai dua eksekutor Brasil yang gagal, Miranda menambahkan: “Mereka dipersiapkan dan dipilih untuk mengambil penalti itu. Masalahnya dengan penalti, terkadang Anda bisa siap dan gagal, dan di sana hanya ada kegagalan atau kesuksesan. Mereka itu sejatinya sudah mempersiapkan diri, namun dua algojo gagal, itu terjadi.

“Tim ini sudah tampil baik sejauh ini, kami mendapati sejumlah laga penting, sejumlah laga sulit, tampil bagus, meski ada kalanya tidak. Namun kini kami harus memikirkan kualifikasi [Piala Dunia]. Itu adalah hal terpenting buat kami sekarang.” (goal.com)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.