Sabtu, 4 Desember 21

Dukungan Untuk Tommy Soeharto Muncul dari DPD Golkar

Dukungan Untuk Tommy Soeharto Muncul dari DPD Golkar
* Tommy Soeharto dan Sekjen Himpunan Majelis Himpunan Masyarakat Peduli Indonesia (HMPI) Tri Joko Susilo (kanan).

Jakarta, Obsessionnews – Tommy Soeharto salah seorang figur yang patut diperhitungkan dalam bursa calon ketua umum (caketum) Partai Golkar pada Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) April 2016 mendatang. Sosialiasi pencalonan putra Presiden kedua RI Soeharto itu dilakukan oleh Himpunan Masyarakat Peduli Indonesia (HMPI) dengan bendera Tim Poros Golkar-Tommy Soeharto. (Baca: HMPI Dukung Tommy Soeharto Jadi Ketum Golkar)

HMPI menegaskan, aspirasi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Golkar Subang, Jawa Barat, yang muncul di media massa yang mendukung Tommy adalah bukti nyata aspirasi Golkar di daerah-daerah merata untuk Tommy. (Baca: Figur Tommy Soeharto Bisa Sedot Pemilih Muda)

“DPD-DPD jangan dipaksa. Jangan diberi tontonan pertarungan tak sedap. Makanya kami dari Tim Poros Golkar–Tommy Soeharto memilih jalan santai, melawan dengan senyuman dan tidur. Ibarat silat justru yang sok-sok banyak jurus tidak membuat lawan takut,” kata Tri Joko, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Majelis Pimpinan Nasional (MPN) HMPI dalam keterangan tertulisnya yang diterima Obsessionnews.com, Jumat (26/2/2016). (Baca: HMPI Sarankan Munaslub Golkar Pilih Tommy Soeharto)

HMPI menilai pola-pola senyap tak terbaca, misterius, dan elegan membuktikan bahwa Tim Poros Golkar-Tommy Soeharto memiliki sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni. (Baca: Tommy Soeharto Siap 100% Pimpin Golkar)

“Justru yang tidak banyak bicara biasanya dia berwibawa. Bicara sedikit saja didengar serius. Beda kalau banyak bicara, apalagi menyerang lawan dengan cara-cara tidak elegan,” tandas pria yang juga pembina Soeharto Institute itu.

Menurutnya, Tim Poros Golkar-Tommy Soeharto tidak akan menggunakan cara premanisme dalam Munaslub Golkar.

“Sudah menjadi karakter kami memasuki dunia politik dengan santai. Silakan gaya-gaya komunis dan liberal, apalagi barbar, dipakai oleh kelompok lain. Kami punya visi dan keyakinan menjadikan Indonesia laboratorium kesantunan berdemokrasi. (arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.