Kamis, 26 Mei 22

Dukungan Barat Pemicu Pembantaian Rakyat Yaman

Dukungan Barat Pemicu Pembantaian Rakyat Yaman

Teheran – Khatib shalat Jumat Tehran Ayatullah Ahmad Khatami menilai dukungan Barat terhadap berlanjutnya serangan jet-jet tempur Arab Saudi ke Yaman sebagai faktor eskalasi krisis dan meningkatnya pembantaian rakyat tak berdosa.

Ayatullah Ahmad Khatami di khutbah Jumatnya di Tehran seraya mengutuk serangan udara Arab Saudi Sabtu lalu ke selatan Sanaa menekankan, ratusan korban tewas dan terluka di serangan ini merupakan bukti nyata kejahatan perang dan para pemimpin Arab Saudi harus diadili karena kejahatannya ini.

Khatib shalat Jumat Tehran menilai bohong klaim pejabat Amerika Serikat dan Inggris bahwa mereka tidak terlibat dalam serangan Arab Saudi ke Yaman. “Inggris sebelum serangan mematikan jet tempur Arab Saudi ke Yaman telah mencapai kesepakatan penjualan senjata ke Riyadh yang bernilai miliar dolar,” ungkap Ayatullah Khatami.

Seraya menekankan bahwa dukungan AS terhadap kinerja Arab Saudi di Yaman dan negara kawasan lain yang dilanda krisis tidak dapat dipungkiri, Ayatullah Khatami menjelaskan, selama 18 bulan terakhir ribuan orang tak berdosa di Yaman tewas, namun tidak ada protes dan langkah pasti dari organisasi internasional.

Khatib shalat Jumat Tehran seraya mengecam kebungkaman organisasi internasional pembela Hak Asasi Manusia (HAM) terhadap kejahatan di Yaman, Suriah dan negara kawasan lainnya mengatakan, sekjen Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dari satu sisi secara lisan mengecam pembantaian Arab Saudi, namun di sisi lain, mencoret Riyadh dari list negara pelaku kejahatan perang. Hal ini menurutnya membuktikan bahwa PBB berada dalam hegemoni negara-negara imperialis.

Ayatullah Khatami seraya menekankan bahwa dewasa ini bangsa dunia menutut PBB yang sejati, yang melayani kemanusiaan, mengatakan, jika ada pengadilan yang adil dan sesuai dengan hukum di dunia, tak diragukan lagi mereka yang terlibat dalam kejahatan terhadap rakyat Yaman akan dieksekusi.

Khatib shalat Jumat Tehran juga mengungkapkan penyesalannya atas serangan teror di acara duka Imam Husain pada Tasuaa dan Asyura tahun ini di Irak dan Afghanistan serta Nigeria. “Musuh harus menyadari bahwa kebangkitan Imam Husain as akan terus berlanjut bahkan di kondisi paling sulit sekalipun, hingga ketidakadilan di dunia berakhir,” tegas Ayatullah Khatami.(ParsToday)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.