Selasa, 22 September 20

Dukung Ahok, Refly Tidak Setuju Petahana Cuti

Dukung Ahok, Refly Tidak Setuju Petahana Cuti

Jakarta, Obsessionnews.com – Pakar hukum tata negara Refly Harun memberi keterangan sebagai saksi ahli dalam sidang gugatan UU Pilkada yang diajukan oleh Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama alias Ahok. Refly menilai gugatan Ahok sudah tepat khususnya mengenai kewajiban cuti bagi calon petahana pada saat kampanye.

Menurut Refly, keharusan cuti yang diatur dalam UU Pilkada ‎akan merugikan masyarakat. Sebab, masyarakat tidak bisa mendapatkan layanan publik selama tiga bulan karena kekosongan jabatan kepala daerah.

“Memotong masa jabatan selama 3,5 bulan juga merugikan warga yang harusnya mendapatkan pelayanan dari petahana tersebut sesuai mandat elektoral yang diberikan kepadanya,” ujar Refly di persidangan Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Senin (26/9/2016).

Refly menuturkan, penunjukan aparatur sipil dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk menggantikan petahana selama masa cuti juga dianggap tidak tepat. Sebab, birokrat bukan orang yang memperoleh mandat langsung dari rakyat, melainkan sebagai unelected official.

“Ahli sama sekali tidak setuju dengan pemikiran bahwa kekosongan tersebut dapat diisi oleh birokrat birokrat Kementerian Dalam Negeri,” tambah dia.

Menurutnya, aturan diutusnya birokrat dari Kemendagri menggantikan kepala daerah sementara waktu tersebut harusnya berlaku ketika kepala daerah belum terpilih atau berhalangan.

“Ini (Ahok) sudah terpilih (jadi gubernur) dan tidak berhalangan tetapi kemudian dipaksa untuk cuti 3,5 bulan,” kata dia. Dengan alasan itu, Refly meminta gugatan Ahokk diterima oleh hakim. ‎ (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.