Rabu, 17 Juli 19

Duka Nestapa TKI Adelina di Malaysia, Alami Kekerasan Berujung Kematian

Duka Nestapa TKI Adelina di Malaysia, Alami Kekerasan Berujung Kematian
* Adelina Sau, tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Desa Abi, Kecamatan Oenino, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur ditemukan meninggal dunia. (Foto: Tribunnews.com)

Jakarta, Obsessionnews.com – Mantan Ketua YLBHI, Patra M Zen menyampaikan rasa keprihatinannya atas kasus meninggalnya Adelina Sau, Tenaga Kerja Indonesia (TKI), asal Desa Abi, Kecamatan Oenino, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur. Adelina meninggal dunia setelah mengalami penyiksaan oleh majikannya di Malaysia.

“Saya tak dapat membayangkan kesedihan Yohana Banunaek, ibunda Adelina mendengar berita ini. Oleh karena itu, saya mengajak kita semua untuk menyuarakan keadilan bagi Adelina,” ujar Patra di Jakarta, Sabtu (20/4/2019).

Adelina bertaruh hidup dengan mencari nafkah di Malaysia. Bukan kesejahteraan yang didapat melainkan penyiksaan kejam dari majikannya. Adelina meninggal dunia diusia 21 tahun pada 11 Februari 2018 lalu. Ironisnya, Pengadilan Tinggi Malaysia malah membebaskan S Ambika, majikan Adelina.

“Saya berharap Pemerintah memberikan penjelasan resmi soal Adelina ini. Jangan hanya bagus-bagus saja yang dijelaskan kepada kepada masyarakat, tapi bagaimana dan mengapa sampai sang majikan tidak bisa dipertanggung jawabkan secara hukum,” pinta Patra.

Yohana Banunaek, menangis saat menyambut kedatangan peti jenazah anaknya, Adelina dari Malaysia. (Foto: Tribunnews.com)

Sebelumnya perwakilan Kementerian Luar Negeri Tody Baskoro sempat menyampaikan penjelasan bahwa Adelina meninggal, karena majikannya tak memberinya makan dan disuruh tidur bersama seekor anjing. Menurut Tody, akibat tak diberi makan membuat kondisi fisik Adelina menjadi sakit dan tak terurus.

“Dari hasil pemeriksaan oleh otoritas di Malaysia, bukan penyiksaan secara fisik yang diterima oleh Adelina, tapi karena tidak diberi makan sehingga kelaparan,” jelas Tody kepada sejumlah wartawan di Bandara El Tari Kupang ketika itu.

Menurut Tody, luka yang ada di kaki Adelina merupakan luka bebas gigitan anjing. Namun lanjut Tody, untuk membuktikan kebenaran luka tersebut, masih menunggu hasil postmortem.

“Kita sedang telusuri lebih lanjut. Kita juga masih menunggu hasil postmortem terhadap Adelina,” tutupnya.

Menteri Tenaga Kerja M Hanif Dhakiri menegaskan majikan harus bertanggung jawab atas kematian tenaga kerja Indonesia bernama Adeline (21) yang tewas mengenaskan. Pihaknya telah berkoordinasi dengan Duta Besar Indonesia untuk Malaysia untuk menyelesaikan permasalahan ini.

Adelina diketahui berangkat ke Malaysia secara diam-diam dibawa diam-diam saat Yohana, ibu kandung sedang bekerja di ladang. Yohana, perempuan sederhana itu diberi uang Rp 200 ribu oleh calo yang menjemput Adelina sebelum akhirnya Adelina dikirim ke Malaysia dan bekerja untuk S Ambika (59 tahun). (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.