Senin, 23 Mei 22

Duh, Sungai Tapak Jadi Hitam Gara-gara Pabrik Piring!

Duh, Sungai Tapak Jadi Hitam Gara-gara Pabrik Piring!
* ilustrasi

Semarang, Obsessionnews – Banyaknya limbah milik sebuah pabrik piring yang dibuang di Sungai Tapak Mangunharjo, Mangkang, Kota Semarang diduga menyebabkan air menjadi keruh berwarna kehitaman. Akibatnya, hasil panen nelayan di sekitar lokasi sungai menjadi turun drastis.

Salah seorang nelayan udang di Sungai Tapak, Muhajir mengeluh karena pemilik pabrik dinilainya sembarangan membuang limbah ke muara sungai yang langsung berhubungan dengan Laut Jawa itu.

“Saat ini, kami dapat dua kilo udang segar sehari. Tentunya jumlahnya sangat berpengaruh setelah banyak limbah pabrik piring mengotori Sungai Tapak,” kata dia, Senin (25/7/2016).

Pria bertubuh kurus ini mengaku tiap hari bergantung pada hasil tangkapan udang. Seekor udang galah bisa dijualnya seharga Rp40 ribu. Ia bisa mendapat untung sampai Rp200 ribu jika berhasil mendapat satu kilogram udang.

“Ini komoditas ekspor bernilai ekonomis tinggi. Jadi sangat disayangkan kalau jumlahnya berkurang gara-gara banyak limbah pabrik di sini,” ujar Muhajir.

Menurutnya, sudah sebulan terakhir air Sungai Tapak berwarna pekat, tidak seperti biasanya. Bahkan, ia pernah melihat buih limbat berwarna putih seperti busa sabun, menggumpal di bawah perahu miliknya.

“Warnanya kayak busa sabun. Kalau saat sungainya banjir muka air langsung keruh. Sehingga, kondisi ini sangat mempengaruhi kelangsungan ekosistem ikan di rawa-rawa,” terangnya.

Ia meminta agar pemilik pabrik menghentikan aktivitas buang limbah di Sungai Tapak. Sebab, jika dilakukan terus-menerus akan merusak ekosistem sungai. (ihy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.