Minggu, 25 September 22

Dua Terdakwa Bangun Pendaratan Ikan Divonis 4 Tahun Penjara

Dua Terdakwa Bangun Pendaratan Ikan Divonis 4 Tahun Penjara

Padang, Obsessionnews – Majelis hakim tindakan pidana korupsi (Tipikor), Padang, Sumatera Barat (Sumbar) menjatuhan hukuman 4 tahun penjara bagi dua terdakwa atas kasus pembangunan tempat pendaratan ikan tahun 2012-2013 di Danau Maninjau, Nagari Muara Tanjung dan Nagari Sungai Tampang Kecamatan, Tanjung Raya, Kabupaten Agam. Kedua terdakwa masing-masing, mantan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Muzakir, dan mantan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Usman.

Selain dijatuhi empat tahun kurungan, kedua juga didenda Rp 200 juta dan subsider 6 bulan penjara. Keduanya divonis, karena majelis hakim menilai bahwa kedua terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama.

Sidang dengan pembacaan vonis dibacakan oleh Hakim Ketua Fahmiron beranggotakan Irwan Munir dan Zaleka.

Vonis yang dijatuhkan majelis hakim lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU. JPU, Budi Kurniawan Tymbasz dalam sidang sebelumnya, menuntut terdakwa Usman selama 5 tahun dan 6 bulan penjara, denda Rp 50 juta dan subsider 6 bulan. Sementara itu untuk uang pengganti (up) dibebankan kepada direktur CV Genta Bayu Buana Musa Mawardi Daftar Pencarian Orang (DPO). Sedangkan terdakwa Muzakir dituntut selama 5 tahun penjara, denda Rp50 juta dan subsider 6 bulan penjara.

Dalam dakwaan JPU dijelaskan bahwa terdakwa Muzakir selaku KPA, bersama dengan terdakwa Usman selaku PPTK. Dalam (perkara terpisah) serta Musa Mawardi yang masuk dalam DPO, selaku direktur CV Genta Bayu Buana sekaligus pelaksana proyek, pembangunan tempat pendaratan ikan tahun 2012-2013 di Danau
Maninjau, Nagari Muara Tanjung dan Nagari Sungai Tampang Kecamatan, Tanjung Raya, Kabupaten Agam.

Kedua terdakwa Muzakir dan Usman menanda tangani surat perjanjian kerja, dengan direktur CV Genta Bayu Buana, selaku kontraktor pelaksana pekerjaan pembangunan tempat pendaratan ikan di dua lokasi berbeda. Anggaran yang berasal dari APBD Kabupaten Agam itu, kontrak kerja selama 120 hari kalender. Anggaran pembangunan dari APBD Kabupaten Agam tahun 2012 sebesar Rp1.366.670.000.

Dari total dana tersebut, pekerjaan pembangunan tempat pendaftaran ikan Muara Tanjung, dianggarkan sebesar Rp 680.710.000. Pekerjaan lain untuk pembangunan tempat pendaratan ikan di Tanjung Sungai Tampang, di anggarkan Rp 685.960.000.

Namun kegiatan tersebut tidak dikerjakan oleh Musa Mawardi selaku direktur CV. Genta Bayu Buana, sebagaimana mestinya, namun dialihkan kepada pihak lain. (Musthafa Ritonga)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.