Rabu, 21 Oktober 20

Dua Ruas Tol Ini Akan Difungsionalkan Jelang Nataru

Dua Ruas Tol Ini Akan Difungsionalkan Jelang Nataru
* Penampakan simpang susun tol Serpong - Cinere yang bakal difungsionalkan jelang Nataru (Foto : Jasa Marga)

Jakarta, Obsessionnews.com – PT Jasa Marga (Persero) Tbk optimis sebagian dari dua ruas jalan tol yang termasuk ke dalam jaringan Jalan Tol JORR II akan beroperasi fungsional jelang libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 (Nataru). Kedua jalan tol tersebut adalah Jalan Tol Serpong-Cinere dan Jalan Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran. Kedua jalan tol ini dikelola oleh kelompok usaha Jasa Marga yakni PT Cinere Serpong Jaya (CSJ) untuk Jalan Tol Serpong-Cinere dan PT Jasamarga Kunciran Cengkareng (JKC) untuk Jalan Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran.

Direktur Utama PT CSJ, Ayu Widya Kiswari menjelaskan progres pembebasan lahan Jalan Tol Serpong-Cinere secara keseluruhan hingga Selasa (13/10) lalu telah mencapai 96 persen. Sementara itu progres konstruksinya mencapai 87,31 persen. Jalan Tol Serpong-Cinere memiliki total panjang 10,14 Km. Jalan tol ini terdiri dari dua Seksi, yakni Seksi 1 Serpong-Pamulang (6,59 Km) dan Seksi 2 Pamulang-Cinere (3,55 Km).

“Kami menargetkan untuk Seksi 1 Serpong-Pamulang beroperasi fungsional pada Desember 2020. Untuk Seksi 2 Pamulang-Cinere targetnya fungsional pada Januari 2021 dengan catatan seluruh lahan prioritas bisa dimaksimalkan untuk segera bebas. Ketika telah beroperasi penuh, Jalan Tol Serpong-Cinere akan melintasi wilayah Serpong (Jombang), Serua, Ciputat, Pamulang, dan Pondok Cabe/Cinere,” ujar Ayu dalam keterangannya, Jumat (16/10/2020).

Sementara itu, Direktur Utama PT JKC, Agung Widodo mengatakan progres pembebasan lahan dan konstruksi Jalan Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran telah mencapai di atas 90 persen. Dia juga berharap sebagian jalan tol tersebut bisa dilalui secara fungsional pada periode libur natal dan tahun baru tahun ini.

“Sampai saat ini, secara keseluruhan pembebasan lahan Jalan Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran telah mencapai 92 persen, sedangkan konstruksinya telah mencapai sekitar 91 persen. Kami harap sisa pembebasan lahan dan pembangunan konstruksi yang kurang dari 10 persen ini bisa selesai di akhir tahun ini,” ungkapnya.

Jalan Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran sendiri memiliki panjang total 14,19 Km yang terbagi menjadi empat seksi, yaitu Seksi 1 Simpang Susun Kunciran-Underpass Tirtayasa (2,04 Km), Seksi 2 Underpass Tirtayasa-Underpass Benteng Betawi (3,52 Km), Seksi 3 Underpass Benteng Betawi-Underpass Husein Sastranegara (6,57 Km), dan Seksi 4 Underpass Husein Sastranegara-Simpang Susun Benda (2,06 Km).

Saat beroperasi penuh, Jalan Tol Serpong-Cinere dan Jalan Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran akan tersambung dengan Jalan Tol Kunciran-Serpong yang telah beroperasi sebelumnya dan juga dioperasikan oleh anak usaha Jasa Marga, PT Marga Trans Nusantara (MTN). Ketiga ruas jalan tol ini dapat menjadi alternatif bagi pengguna jalan yang hendak ke arah Bandara Soekarno-Hatta, arah Pondok Aren-Serpong, serta arah Banten/Pelabuhan Merak. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.