Senin, 17 Januari 22

Dua Korban Tewas Pesawat Hercules Asal Sumbar

Dua Korban Tewas Pesawat Hercules Asal Sumbar
* Humas Lanud Padang, Letda Agus Riyanto

Padang, Obsessionnews – Persiapan penyambutan jenazah Kapten Nav Riri Setiawan dan Pratu Sepri Doni korban pesawat Hercules C-130 yang jatuh di Medan Sumatera Utara (Sumut) tengah dilakukan di Pangkalan Udara Tabing Padang Sumatera Barat (Sumbar). Kedua almarhum berasal dari Sumbar, masing dari Kabupaten Tanah Datar dan Padang.

Humas Lanud Padang, Letda Agus Riyanto menyatakan kedua almarhum masing-masing Kapten Nav Riri Setiawan berasal dari Simpang Empat Pasar, Batu Sangkar, Kabupaten Tanah Datar dan Pratu Sepri Doni (28 tahun) tinggal di Pasia Dama, Kelurahan Pasia Nan 3, Kota Padang, Sumatera Barat.

Agus Riyanto mengatakan, Pratu Sepri Doni adalah salah satu teknisi dari delapan teknisi yang berada di pesawat Hercules yang jatuh di Medan. Almarhum merupakan tamatan pendidikan kualifikasi Khusus Komando angkatan XXXIII tahun 2009.

“Almarhum adalah prajurit yang disiplin dan berdedikasi tinggi,” kata Agus saat persiapan penyambutan jenazah dua korban jatuh pesawat Hercules di Lanut Tabing Padang, Rabu (1/7).

Pratu Septi Doni
Pratu Septi Doni

Hingga siang belum ada kabar, kapan kedua almarhum diterbangkan dari Medan, Sumut menuju Lanud Tabing Padang.

Sementara itu, ditempat terpisah kakak kandung Pratu Sepri Doni, Mardino (32 tahun) mengatakan, rencananya adiknya akan pulang saat lebaran bersama keluarganya. Pada saat lebaran, almarhum rencananya akan memamerkan anaknya yang baru berusaha lima bulan kepada keluarganya yang tinggal di Pasir Jambak, Kota Padang pada Lebaran 1436 H.

Pratu Doni menikah pada Desember 2013 dan dikaruniai anak perempuan bernama Khaira yang masih berusia lima bulan.

Mardino mengaku mendapat informasi, adiknya merupakan salah satu korban dari Pesawat Hercules C-130 dari istri Pratu Doni, Ohsin.

“Istrinya nangis, bilang ‘abang sudah pergi’. Kami langsung lihat TV buat meyakinkan. Saya langsung ke Lanud (Tabing, Padang), dan dipastikan orang Lanud,” tutur Mardino.

 Kapten Nav Riri Setiawan
Kapten Nav Riri Setiawan

Mardino mengatakan, sebelum kejadian Pratu Doni sempat menghubungi ibunya, Marlis untuk memberitahukan bahwa ia akan berangkat dari Medan menuju Tanjung pinang.

“Jam 10.00 WIB adik saya ngontak ibu. Dia bilang kalu mau berangkat ke Tanjung Pinang, berangkat dari Medan,” kata Mardino.

Pratu Doni adalah anak kedua dari empat bersaudara anak dari pasangan Marnis (52 tahun) dan Darman (60 tahun). Pria tamatan SMK Kartika, Kota Padang itu memulai pendidikan pada 2008 di Komando Khusus angkatan XXXIII.  Setahun kemudian, Pratu Doni lulus dan langsung ditempatkan di Malang, Jawa Timur.

Tiga bulan lalu, Pratu Doni ditugaskan ke Pekanbaru, Riau. Istri beserta anaknya berada di Pekanbaru. (Musthafa Ritonga)

Keterangan poto :
1. Humas Lanud Padang, Letda Agus Riyanto
2. Pratu Septi Doni
3. Kapten Nav Riri Setiawan

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.