Senin, 18 Oktober 21

Dua Korban ‘Selfie Berujung Maut’ Ditemukan Dekat Lokasi

Dua Korban ‘Selfie Berujung Maut’ Ditemukan Dekat Lokasi

Semarang, Obsessionnews – Korban kedua akibat selfie di tengah sungai Kaligarang, dibawah jembatan Tinjomoyo, Kota Semarang, Jawa Tengah, berhasil ditemukan tim SAR gabungan, pada pukul 10.30 WIB. Sebelumnya, korban pertama atas nama Yuliana ditemukan sekitar pukul 07.45 WIB di lokasi awal kejadian.

Korban kedua ditemukan mengambang di dekat Tugu Soeharto, saat tim melakukan penyisiran dari jembatan Tinjomoyo. Korban dengan identitas Iis tersangkut di ranting bambu, tepatnya pinggir kanan sungai, kurang lebih 50 meter dari tugu.

Pantauan Obsessionnews.com saat itu sejumlah petugas tengah menyisir ranting bambu. Hingga kemudian petugas tersebut berteriak, dan memanggil bahwa jenazah ditemukan. Petugas sempat kesulitan mengevakuasi jenazah ke tepi karena kedalaman sungai yang lumayan dalam.

jenazah selfie maut 2

Humas Basarnas Kantor SAR Semarang, Maulana Affandi mengatakan posisi korban mengapung ketika petugas memeriksa dibawah pepohonan bambu.

“Korban tersebut kita temukan di wilayah Tugu Soeharto begitu mas pada pukul 10.30 baru saja. Kronologisnya temen-temen Basarnas dibantu tim SAR gabungan melakukan penyisiran dari jembatan besi ke Tugu Soeharto tiba-tiba salah seorang tim SAR melihat korban yang posisi saat itu muncul ke permukaan,” jelasnya, Jum’at (4/3/2016).

Jenazah korban langsung dibawa ke RS Kariadi Semarang. Korban kedua dibawa menggunakan mobil “kancil” kepolisian karena tidak ada ambulance di lokasi. Kini, tim SAR tengah melakukan pencarian satu korban lain yakni Johan Bagas Satria.

jenazah selfie maut 3

Sementara korban pertama ditemukan di bawah batu besar, 50 meter dari lokasi TKP.

“Sebelumnya pada pukul 07.45 ditemukan korban dengan atas nama Yuliana. Kami temukan disekitar lokasi,” tandasnya.

Sebelumnya, Kamis (3/3/2016) kemarin sekitar pukul 14.30 WIB, enam remaja SMP terseret air bah ketika berselfie dibawah jembatan Tinjomoyo. Kala itu, cuaca gerimis dan mendadak debet air meningkat dan arus deras menyeret mereka.

Tiga dari mereka selamat yaitu  Mirza Rohul, Nur Wakidah Putri, dan Mayaleta karena tersangkut di bebatuan dan segera diselamatkan warga. Namun tiga lainnya terseret derasnya aliran arus sungai. (Yusuf IH)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.