Minggu, 24 Oktober 21

Dua Desa di Kayong Utara Dilanda Kaki Gajah

Dua Desa di Kayong Utara Dilanda Kaki Gajah

Pontianak, Obsessionnews – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kayong Utara (KKU), Kalimantan Barat (Kalbar) saat ini tengah menangani tiga kasus filariasis atau yang lebih dikenal dengan penyakit kaki gajah. Kasus penyakit kaki gajah melanda dua kecamatan, Sukadana dan Seponti.

Dua kasus penyakit kaki gajah ditemukan di Desa Riam Berasap Jaya, Kecamatan Sukadana, yang berbatasan dengan Kecamatan Matan Hilir Utara, Kabupaten Ketapang. Kecamatan Matan Hilir Utara sudah menjadi endemik kaki gajah. Sedangkan satu kasus penyakit kaki gajah ditemukan di Desa Wono Rejo, Kecamatan Seponti, berbatasan dengan Desa Kerawang, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya.

Kepala Seksi Pemberantasan, Penanggulangan Penyakit Menular (P2M) Dinkes KKU, M. Trisno Yuwono, mengatakan, kasus penyakit kaki gajah yang ditemukan di KKU masih dikategorikan kecil dan belum mewabah. Walaupun demikian, ia dan petugas lapangan Dinkes KKU berusaha mencegah peredaran endemik kaki gajah, jangan sampai mewabah ke kecamatan lainnya di KKU

“Kasus penyakit kaki gajah sangat jarang ditemukan di KKU. Dalam tiga tahun terakhir baru ditemukan tujuh. Kami berupaya mencegah peredaran endemiknya,” kata Trisno kepada obsessionnews.com, Jumat (13/3).

Penyebaran endemik kaki gajah, menurutnya, berasal dari daerah perbatasan kabupaten maupun kecamatan. Kemungkinan kasus kaki gajah berasal dari daerah luar Kayong Utara.

“Upaya kami dalam menekan angka endemik kaki gajah dengan melakukan pengobatan massal secara berkala kepada masyarakat desa mapun di kecamatan yang sangat rentan peredarannya,” katanya. (Ahmad Saufi)

 

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.