Sabtu, 25 September 21

Dua Bank Asing ini Jadi Penyalur KUR TKI di Luar Negeri

Dua Bank Asing ini Jadi Penyalur KUR TKI di Luar Negeri

Jakarta, Obsessionnews – Untuk mempercepat penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi tenaga kerja Indonesia di luar negeri, pemerintah memutuskan melibatkan dua bank asing, masing-masing Bank Sinarmas (Taiwan) dan Maybank (Malaysia).

“Dengan masuknya dua bank ini diharapkan akan mempercepat penyaluran KUR di 2015,” ujar Deputi Bidang Pengembangan dan Restrukturisasi Usaha Kementerian Koperasi dan UKM Braman Setyo di Jakarta, Senin (30/11/2015).

Dua bank tersebut dikhususkan sebagai penyalur KUR TKI melalui penandatanganan nota kesepahaman bersama dengan kuasa pemegang anggaran subsidi bunga KUR di Kantor Kementerian Koperasi dan UKM Jakarta.

“Saya kira ini merupakn salah satu bank spesialisasi bantu tenaga kerja Indonesia di luar negeri,” kata Braman.

Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga dan Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Nusron Wahid ikut menyaksikan penandatanganan MoU yang juga melibatkan BPD NTT dan BPD Kalbar.

Nusron sendiri mengatakan dua bank tersebut kuat di negara-negara kantong TKI yakni Malaysia dan Brunei Darussalam untuk Maybank sedangkan Sinarmas kuat jaringannya di Taiwan dan Hongkong.

“Maybank kuat di Malaysia dan Brunei karena sampai hari ini belum ada satu pun bank yang bisa membiayai TKI di Malaysia. Maka dari itu kita rangkul Maybank. Seharusnya ada CIMB Niaga tapi mereka belum minat,” ucap dia.

Sementara Sinarmas yang “kuat” di Taiwan juga dirangkul untuk membantu pembiayaan TKI di wilayah itu sebab hingga kini belum ada satu pun bank di Indonesia yang bisa menembus wilayah itu.

Nusron menambahkan sedianya China Trust ditawari untuk terlibat dalam penyaluran KUR namun bank yang bagus jaringannya di Taiwan itu tidak berminat dengan “cost of fund” KUR yang dianggap mereka terlampau rendah.

“Bank BUMN sudah kami tawari untuk menyalurkan KUR TKI tapi mereka cenderung memilih pasar-pasar yang lebih mudah ditembus seperti Jepang, Korea, dan Singapura. Kita cari networking di sana. Kita lihat dalam perkembangan ke depan semoga bank-bank swasta ini bisa jadi pionir,” tandasnya. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.