Selasa, 19 Oktober 21

DPRD Sumbar Setujui Rekomendasi Pansus Pilgub Sumbar 2015

DPRD Sumbar Setujui Rekomendasi Pansus Pilgub Sumbar 2015
* Wakil Ketua DPRD Sumbar Arkadius.

Padang, Obsessionnews – Meski Pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) mendapat legitimasi dengan dilantiknya Gubernur/Wagub terpilih, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar diharuskan mengevaluasi pelaksanaan Pilgub 2015. Evaluasi berdasarkan rekomendasi yang dikeluarkan DPRD Sumbar.

DPRD Sumbar meminta agar Pemprov Sumbar menindaklanjuti penyelenggaraan pilgub Sumbar sesuai dengan rekomendasi dari Panitia Khusus Pilgub Sumbar 2015. Rekomendasi tersebut ditetapkan lewat rapat paripurna DPRD Sumbar Senin (8/3).

Wakil Ketua DPRD Sumbar Arkadius mengatakan, rekomendasi yang mesti harus ditindaklanjuti oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Sumbar berkaitan dengan aspek pencalonan yang harus disempurnakan. Kemudian aspek pelaksanaan pilkada harus disempurnakan.

Arkadius mengatakan, meski penyelenggaraan Pilgub berjalan aman, tertib dan penuh tanggung jawab, namun, tingkat partisipasi pemilih yang mencapai 59,30 persen harus menjadi catatan penting bagi semua pihak.

Sejumlah catatan penting antara lain,  penyediaan dan pemasangan alat peraga kampanye haruslah menjadi tanggung jawab pasangan calon. Pengaturan jadwal dan sistem kampanye perlu dibuat lebih flexibel. Merusmuskan metoda, jadwal dan kuantitas sosialisasi pilkada disesuaikan dengan demografi, budaya dan teknologi informasi yang ada. Memberikan ruang dalam batas tertentu kepada media massa, untuk turut berpartisipasi dalam aktifitas sosialisasi maupun kampanye dan meningkatkan profesionalisme penyelenggara pilkada.

DPRD Sumbar juga merekomendasikan untuk menyempurnakan sistem pilkada, anggaran pilkada berikut syarat pencalonan dan lembaga penyelenggara pilkada.

“Rekomendasi itu harus ditindaklanjuti oleh pemda dan pemda harus mengkomunikasikan dengan pihak-pihak terkait poin-poin yang ditetapkan,” kata Arkadius usai rapat paripurna, Senin (7/3).

Arkadius menjelaskan Pansus Pilgub Sumbar 2015 dibentuk bukan untuk menggagalkan pilgub dan juga bukan untuk mengintervensi kinerja institusi yang ditugaskan negara. Kemudian juga bukan untuk membatalkan apa yang telah diputuskan oleh lembaga terkait. (Musthafa Ritonga)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.