Senin, 28 September 20

DPR Usulkan Gaji Buruh Rp 3,1 Juta

DPR Usulkan Gaji Buruh Rp 3,1 Juta

Jakarta – Permintaan organisasi para pekerja buruh di wilayah Jabotabek (Jakarta dan sekitarnya) agar pemerintah menaikkan upah minimum regional (UMR) sebesar Rp 3,1 juta mendapat dukungan dari Anggota Komisi IX DPR RI Irma Chaniago. ‎Menurutnya, permintaan itu sangat layak untuk mencukupi kebutuhan hidup di kota metropolitan ini.

Politisi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) tersebut bahkan akan mengusulkan rencana kenaikan gaji buruh kepada Kementerian Tenaga Kerja untuk ditindaklanjuti. Bagi Irma, sudah saatnya pemerintah mau peduli terhadap nasib kesejahteraan kaum buruh di Ibu Kota. Ia membandingkan dengan negara-negara lain, untuk persoalan ini, Indonesia jauh tertinggal.

“Saya melihat negara Asia Tenggara yang upahnya paling besar adalah Philipina 3.6 Juta, Thailand, 3.2 juta, Malaysia, 3,2 juta, Vietnam dan kamboja tidak sampai satu juta.Khusus untuk Indonesia 3.1 Juta itu sudah mencukupi,” tegasnya kepada wartawan, Selasa (23/12/2014).

Irma mencoba merasionalkan ‎gaji Rp 3,1 juta jika diterima oleh kaum buruh. Menurutnya, gaji sebesar itu akan habis dalam waktu satu bulan untuk mencukupi kebutuhan primer dan sekunder. Kebutuhan primer yang dimaksud adalah kebutuhan yang wajib terpenuhi, seperti untuk biaya makan, minum, transportasi, pendidikan anak, tempat tinggal, dan juga kesehatan.

Kemudian kebutuhan sekunder, seperti cicilan kendaraan, pemenuhan kebutuhan rumah ada televisi, kompor, pembelian gas dan juga listrik, serta tabungan perbulan untuk simpanan keluarga juga diharuskan ada. Dengan kebutuhan tersebut, gaji Rp 3,1 juta, menurut Irma sangat realistis.

“Kita hitung dengan dua kebutuhan dasar buruh saja, jangan bertele-bertele yakni kebutuhan primer dan sekunder,” jelasnya.

Ia menambahkan, adanya kesepakatan untuk mendukung kenaikan upah buruh ia dapatkan setelah dirinya melakukan Kunjungan kerja bersama Komisi IX DPR ke Yogyakarta, Gubernur DI Yogyakarta. Irma juga mengaku sudah banyak berteman dengan organisasi kaum buruh untuk bisa membahas persoalan ini lebih lanjut.

“Bahkan kami juga bertemu dengan kawan-kawan buruh membahas soal ini dan ini elegant untuk direalisiasilan, saya memiliki tanggunjawab untuk mensejahterakan buruh,”pungkasnya. (Abn)

 

Related posts