Kamis, 9 Desember 21

DPR: Tidak Ada Korelasi Laporan BPK dengan Penundaan Pilkada

DPR: Tidak Ada Korelasi Laporan BPK dengan Penundaan Pilkada
* Taufik Kurniawan

Jakarta, Obsessionnews – Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan menilai laporan audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) ‎tentang kesiapan Pilkada tidak ada hubungannya dengan penundaan. Menurutnya, isu tersebut terlalu jauh melebar kemana-mana tanpa ada unsur kebenaran.
“Itu masih jauh lah. Kita sepakati ini jangan sampai mengganggu proses tahapan pelaksanaan pilkada,” ujar Taufik di DPR, Senin (13/7/2015).

Justru sebaliknya, politisi Partai Amanat Nasional ini menanggap adanya pemeriksaan BPK ini untuk mengukur kesiapan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam melaksanakan Pilkada pada 9 Desember mendatang. Bisa jadi, audit malah mendorong KPU untuk lebih semangat dan hati-hati dalam bekerja.

“Di satu sisi, sebagai evaluasi proses pembahasan di pelaksanaan pilkada. Di sisi lain, ini adalah untuk rambu-rambu agar pilkada ini sebagai starting point bersama antara pemerintah dan DPR dalam menyukseskan pilkada serentak,” jelasnya.

DPR hari ini berencana menggelar pertemuan dengan BPK. DPR akan menerima laporan dari BPK tentang kesiapan pelaksanaan Pilkada serentak. ‎Sebagian anggota DPR menilai laporan BPK yang diminta oleh DPR adalah bagian dari rencana sistematis untuk menunda Pilkada.

Salah satunya, adalah Sekretaris Fraksi Nasdem di DPR Syarief Abdullah Alkadrie. Ia menduga sejak awal DPR melalui Komisi II memang sudah sengaja mengarahkan KPU untuk menunda Pilkada. Hal itu, bisa terlihat ketika DPR meminta revisi UU Pilkada kemudian meminta adanya audit BPK, dan revisi Peratutan KPU.

“Sepertinya ada sekenario agar Pilkada serentak menjadi tidak siap,” ujarnya. ‎ (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.