Selasa, 14 Juli 20

DPR: MK Tak Berhak Menolak Pansel

DPR: MK Tak Berhak Menolak Pansel

Jakarta – Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah, menilai Mahkamah Konstitusi (MK) tidak punya wewenang untuk menolak dua anggota tim panitia seleksi hakim konstitusi, yakni Refly Harun dan Todung Mulya Lubis. Menurutnya, tugas MK hanya memfasilitasi dan menerima apa yang menjadi hasil dari kinerja Pansel.

“Itu tidak jadi domain MK. MK hanya menerima hasil seleksi saja,” ujarnya di DPR, Senin (14/12/2014).

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (KPK) itu ‎mengatakan, jika MK keberatan dengan pembentukan Pansel, dan juga orang tersebut hendaknya disampaikan secara pribadi bukan secara kelembagaan. Pasalnya, Pansel memang ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menjaring calon hakim MK.

“Jadi, jangan hakim yang mengajukan, tetapi sekjen dan panitera agar tidak merusak reputasi,” terangnya.

Sekretaris Jenderal Mahkamah Konstitusi Janedjri M Gaffar sebelumnya mengatakan, bahwa hakim MK menolak Refly dan Todung lantaran, kedua orang tersebut dianggap tidak bisa bersikap objektif untuk melakukan proses seleksi hakim konstitusi. Sebab, mereka kerap berperkara di MK.

Untuk itu, Gaffar meminta kepada Presiden Jokowi mempertimbangkan kembali penunjukan Refly dan Todong supaya hakim yang terpilih nantinya, adalah orang yang independen, berintegritas dan jauh dari konflik kepentingan. ‎Meski secara pribadi Gaffar tidak meragukan kemampuan mereka dalam hal penguasaan hukum tata negara. (Abn)

 

Related posts