Kamis, 2 Desember 21

DPR Minta KPK dan BPK Tidak Perlu Bersitegang

DPR Minta KPK dan BPK Tidak Perlu Bersitegang

Jakarta, Obsessionnews – Ketua DPR RI Ade Komarudin meminta Komisi Pemberantasan Korupsi dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tidak bersitegang terkait kesimpulan hasil audit pembelian lahan untuk Rumah Sakit Sumber Waras oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

KPK sebelumnya mengatakan, lembaganya tidak menemukan adanya pelanggaran hukum dalam pembelian lahan Sumber Waras. Sementara hasil audit BPK disimpulkan ada kerugian negara dari pembelian lahan untuk rumah sakit tersebut.

“Jadi, semuanya secara konstitusional keberadaanya sangat kuat. Kalau ada miss, kita komunikasikan dengan baik antar lembaga negara,” ‎kata Ade di DPR, Senin (20/6/2016).

Ade juga berharap pertemuan KPK dan BPK hari ini menghasilkan kesimpulan yang positif. Sebab kedua lembaga ini saling membutuhkan, KPK membutuhkan BPK untuk mengaudit penggunaan uang pemerintah.

“Saya dengar hari ini pimpinan KPK akan bertandang ke BPK. Apakah jadi atau tidak, saya belum tahu. Tapi, yang pasti saya menginginkan antarlembaga negara harus saling menghargai, menghormati,” pungkasnya.

Ketua BPK Harry Azar Aziz sendiri mengatakan, hasil audit lembaganya terhadap Sumber Waras sudah final. Ia yakin ada kerugian negara Rp 191 miliar dari pembelian lahan Sumber Waras. Sehingga ia tegaskan, tidak akan melakukan audit kembal-

“Saya tegaskan sudah final di UU ditegaskan kalau apa yang dilakukan BPK tidak ditindaklanjuti berarti KPK melanggar konstitusi,” kata Herry di kantornya, Senin (20/6/2016). (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.