Selasa, 26 Oktober 21

DPR RI: Malaysia Harus Dapat Teguran Keras

DPR RI: Malaysia Harus Dapat Teguran Keras
* Bendera Malaysia.

Jakarta, Obsessionnews.com – Anggota Komisi I DPR RI Achmad Dimyati Natakusumah mendesak kepada pemerintah untuk segera melakukan teguran kapada Malaysia, menyusul terbaliknya gambar bendera Indonesia dalam buku panduan SEA Games 2017 Malaysia. Kesalahan fatal itu kata dia tidak bisa dibenarkan.

“Pemerintah harus buat mosi dan teguran keras kepada penyelenggara atas keteledoran tersebut. Karena peraturan di Indonesia, bendera itu sangat dihormati dan tidak boleh dibolak-balik,” kata Dimyati saat dihubungi, Senin (21/8/2017).

Sikap protes Indonesia harus disampaikan dengan meminta agar buku itu ditarik kembali dan diperbaiki. Namun, jika penyelenggara meminta maaf dan segera memperbaiki kesalahan, pemerintah Indonesia harus bisa memaafkan demi menjaga hubungan baik.

“Bila minta maaf dan segera ditarik kembali semuanya untuk diperbaiki dan dikoreksi, kita maafkan sebagai keluarga dan saudara, sebagai (negara) tetangga kita,” ucap Dimyati.

Seperti diketahui, bendera Indonesia tercetak terbalik dalam buku panduan pelaksanaan SEA Games 2017. Di halaman ke-80 dalam buku tersebut, bendera merah putih Indonesia tercetak terbalik, yakni menjadi putih merah. Sementara, bendera 10 negara peserta SEA Games lainnya tercetak dengan benar.

Kemudian, setelah mendapat protes, baik dari pemerintah maupun berbagai elemen bangsa Indonesia, Pemerintah Malaysia akhirnya memutuskan untuk menarik semua buku panduan SEA Games 2017 yang didalamnya memasang bendera Indonesia secara terbalik.

Dalam jumpa pers yang digelar, Ahad (20/8) di Hotel Shangrila, Kuala Lumpur Malaysia, Menteri Belia dan Sukan Malaysia Khairy Jamaluddin menyatakan pemerintah Malaysia meminta maaf dan akan menarik semua buku tersebut. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.