Minggu, 5 Desember 21

DPR Kecewa Dengan Pemerintah Arab Saudi

DPR Kecewa Dengan Pemerintah Arab Saudi

Jakarta, Obsessionnews – Ketua DPR RI Setya Novanto ‎kecewa dengan sikap Pemerintah Arab Saudi yang terlalu berani melakukan eksekusi hukuman mati terhadap dua tenaga kerja Indonesia, Siti Zaenab dan Karni binti Medi Tarsim pada hari Selasa (14/4/2015) dan Kamis (16/4/2015).

“Saat ini apapun yang berkaitan dengan Arab Saudi sangat mengecewakan,” ujar Setya di DPR, Jumat (17/4/2015).

Menurut Setya, pemberlakuan hukuman mati di Arab Saudi terlalu kaku, tanpa mau mempertimbangkan aspek sosiologis psikologis bagi terdakwa dan keluarganya. Padahal disisi lain hukuman di Arab juga mengenal adanya pemberian uang diyat atau darah sebagai uang denda untuk diberikan pada keluarga korban.

‎”Tapi kita tetap ingin pemerintah betul-betul proaktif. Menteri Luar Negeri harusnya bisa menghubungi pihak-pihak kedutaan‎, agar hukuman mati bisa dicegah,” terangnya.

Selain itu, politisi Partai Golkar ini juga berharap pemerintah tidak hanya diam, menunggu pemberitahuan dari Arab soal hukuman mati. Mestinya kata dia dia, pemerintah sudah bisa melakukan pendataan terhadap WNI yang terancam hukuman mati di luar negeri.

‎Dengan tidak melakukan pemberitahuan lebih dulu, Pemerintah Arab Saudi seolah juga telah merendahkan kedaulatan bangsa Indonesia. Yang dianggap lemah tak berdaya mengurus warganya yang bekerja di negara tersebut. Setya berharap kedepan tidak ada lagi kejadian serupa.

“Karena menyangkut masalah nyawa seseorang, ini kita harus jalankan dengan sebaik-baiknya. Kita minta pemerintah evaluasi,” ujarnya.

Pada Kamis (16/4/2015), Pemerintah Arab Saudi kembali mengeksekusi mati TKI Indonesia asal Brebesa Jawa Tengah Karni Bt Medi Tarsim. Ia dihukum mati karena telah membunuh bayi berusia 4 tahun pada 2012. Sayangnya pihak keluarga korban tidak mau memaafkan dan juga tidak menerima uang diyat. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.