Selasa, 24 November 20

DPR Hancur, Partai Golkar Baru akan Bersikap

DPR Hancur, Partai Golkar Baru akan Bersikap
* Setya Novanto Menggunakan Baju Tahanan KPK.

Jakarta, Obsessionnews.com – Ketua MPR Zulkifli Hasan dan sejumlah anggota DPR mendesak Setya Novanto untuk segera mundur dari jabatannya sebagai Ketua DPR. Ini tidak lain demi menjaga nama baik atau marwah institusi DPR di mata masyarakat. Zulkifli melihat DPR sudah hancur gara-gara ulah Setya Novanto.

“Wah Hancuuur. Ini kalau mau ditulis boleh, ‘DPR Sudah Hancur’. Lembaga negara itu simbol. Kalau lembaga negara rusak citranya, apakah MK, apakah DPR dan lain sebagainya tentu akan mengganggu ketahanan nasional. Jadi kita harus jaga bersama-sama lembaga-lembaga negara,” ujar Zulkifli, Minggu kemarin (19/11/2017).

Untuk itu Zulkifli Hasan meminta Partai Golkar untuk segera melakukan sikap atas situasi ini. Sebab menurutnya tidak hanya nama baik DPR yang dipertaruhkan. Namun juga nama baik Partai Golkar. “Akan baik buat Pak Novanto, buat Golkar, buat DPR, kalau Pak Novanto mundur,” sebut dia.

Desakan mundur bukan hanya datang dari Zulkifli saja. Beberapa fraksi di DPR juga meminta agar Setya Novanto mundur dari posisi ketua DPR, seperti yang disampaikan anggota Fraksi Partai Gerindra Desmond Junaedi Mahesa. Ia meminta Setya Novanto bersikap negarawan mau mundur sejak pertama kali ditetapkan tersangka di KPK.

“Dalam kondisi nasional seperti sekarang, saya bilang harusnya Pak Novanto meninggalkan haknya, kesadaran dia agar beban DPR tidak rusak, tidak memperburuk citra seolah-olah DPR itu bukan negarawan. Ini kan catatan yang tidak baik,” tutur anggota Fraksi Gerindra Desmond J Mahesa, Senin (20/11).

Sekretaris Fraksi PAN, Yandri Susanto juga menyampaikan hal yang sama “Partai Golkar harus mendorong itu (pergantian). Setya Novanto juga harus mau mengundurkan diri. Kalau nggak kan, kalaupun Setya Novanto nggak mau kan nggak bisa juga, jadi harus dua-duanya. Karena cukup mengganggu citra kelembagaan DPR hari ini,” jelasnya.

Partai Golkar akhirnya juga bersikap. Mereka akan menggelar rapat pleno hari ini terkait masalah Setya Novanto. Selain membahas soal posisi Novanto sebagai ketua umum, partai berlambang pohon beringin ini juga akan mendiskusikan nasib Setya Novanto sebagai pimpinan DPR.

“Jadi mungkin akan dibahas posisi partai saat ini yang berhubungan dengan Ketum. Jadi setelah ketum ditahan, apa langkah yang mau diambil oleh Partai Golkar. Terutama menyangkut posisi Ketum,” urai Wasekjen Golkar M Sarmuji, Selasa (21/11).

Seperti diketahui, setelah ada banyak peristiwa, KPK akhirnya menahan Setya Novanto. Setya Novanto sempat ‘menghilang’ hingga disebut mengalami kecelakaan sebelum dibawa ke KPK pada Minggu (19/11) kemarin. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.