Rabu, 25 Mei 22

DPR Desak Polda Usut Tuntas Kasus Malpraktik Siska

DPR Desak Polda Usut Tuntas Kasus Malpraktik Siska
* Teuku Taufiqulhadi.

Jakarta, Obsessionnews – Anggota Komisi III DPR RI Teuku Taufiqulhadi mendesak Polda Metro Jaya untuk mengusut kasus malpraktek di klinik Chiropratic First The Spine & Nerve Clinic (CF) di Pondok Indah Mall Jakarta Selatan yang menyebabkan Allya Siska Nadya meninggal dunia.

Pasalnya, lanjut politisi Nasdem ini, berdasarkan pengakuan Direktur Reserse Kriminal Umum Komisaris Besar Krishna Murti mengatakan, pengusutan kasus ini sudah diungkap. Sebab, pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan optopsi.

Namun, menurut pengakuan ayah korban Alfian Helmy Hasjim justru pihak Polda yang menawarkan tidak perlu diotopsi setelah pihak Polda tahu, jenazah Sisks sudah dikubur 20 hari.

“Kompol A Slamet malah bilang klo gitu gak usah diotopsi malah si polisi itu tawarkan akan diganti dengan cara lain yaitu datangkan saksi ahli bedah tulang dari TS PI bernama dari Lutfi Gatam,”‎ ujar Alfian mengungkapkan, Kamis (7/1/2016).

Apapun itu, Anggota Komisi Hukum DPR RI ini mendesak kepada Polda Metro Jaya untuk tetap mengusut kasus ini sampai tuntas, dan mencari siapa pihak yang harus bertanggung jawab atas kematian Siska. Pasalnya, dalam beberapa kasus malpraktik, Polisi dinilai lamban untuk menangani kasus tersebut.

“Tentu Polda harus mengusut, karena bagaimanapun pihak keluarga korban butuh kepastian hukum atas kematian Siska,” tegas Taufiq saat dihubungi Obsessionnews, Kamis.

Selain Taufiq, anggota Komisi IX Irma Suryani juga meminta Polda untuk melakukan investigasi kasus malpraktek Siska. Menurutnya, kasus malpraktek tidak boleh terulang dengan menanganan hukum yang tidak jelas. “‎Saya Kira Polisi harus lakukan investigasi. Karena Mereka melakukan pengobatan penyakit yang ber hubungan dengan tulang,” tutur Irma

Selain menolak diotopsi, pihak Polda juga mengaku kesusahan untuk mengusut kasus ini. Sebab, keberadaan terlapor Randall Cafferty yang melakukan penanganan medis kepada Siska diketahui melarikan diri dari Indonesia. Randall adalah warga Amerika Serikat. ‎

Siska meninggal dunia di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan, Jumat (7/8/2015) pagi. Ia diduga menjadi korban malpraktik yang dilakukan dr  Randal Cafferty, terapis yang menanganinya di Chiropractic First The Spine & Nerve Clinic Cabang Pondok Indah Mall, Jakarta Selatan, Kamis (6/8/).

Kasus dugaan malpraktik Siska ini pertama kali diberitakan oleh situs berita Obsessionnews.com, baru kemudian diberitakan oleh berbagai kalangan media massa.(Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.