Selasa, 12 November 19

DPR Apresiasi Langkah Kemenlu dalam Krisis Politik di Hong Kong

DPR Apresiasi Langkah Kemenlu dalam Krisis Politik di Hong Kong
* Ketua Komisi I DPR Abdul Kharis Almasyhari. (Foto: dok. pribadi)

Jakarta, Obsessionnews.com –  Ketua Komisi  I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari mengapresiasi langkah Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI, dan khususnya Konsulat Jenderal  (Konjen) RI di Hong Kong yang dikabarkan berhasil mengevakuasi 47 orang WNI di bandara Hongkong yang sempat diduduki demonstran kemarin.

“Langkah cepat, sistematis dan taktis harus terus dilakukan untuk menjaga keselamatan dan keamanan WNI yang berada di Hong Kong. Apalagi dalam waktu seperti sekarang ini di mana demonstran mulai menyasar fasilitas publik berskala Internasional. Untuk itu Konjen RI di Hongkong sudah tepat mengambil langkah seperti evakuasi yang dilakukan  terhadap WNI yang berada di bandara,” kata Kharis dalam keterangan pers tertulis yang diterima obsessionnews.com, Selasa (13/8/2019).

 

Baca juga:

Bentrok Demo vs Polisi, 47 Atlet Indonesia Terjebak di Bandara Hong Kong

Demonstran dan Polisi Hong Kong Bentrok di Berbagai Lokasi

Rezim China Ancam ‘Habisi’ Demonstrans Hong Kong!

 

Legislator yang terpilih kembali mengemban amanah di DPR RI hingga 2024 ini menekankan agar keamanan dan keselamatan semua WNI menjadi tanggung jawab negara. Oleh karena itu Kemlu agar terus memastikan pekerja migran Indonesia (PMI/TKI) untuk tidak turut dalam aksi demonstrasi di Hong Kong yang bisa membahayakan keselamatan mereka.

“Kita punya sikap politik bebas aktif dan tidak  mencampuri urusan dalam negeri negara lain. Oleh karena itu saya mengimbau dan juga tentu pemerintah Indonesia meminta agar WNI  dan para pekerja Indonesia yang berada di Hong Kong tetap mematuhi hukum di sana. Jangan terlibat dalam setiap aksi demonstrasi di negara lain,” tegas Kharis.

Belajar dari krisis politik di berbagai negara, Kharis meminta agar Kemenlu menyiapka segala opsi untuk menangani dan membantu WNI di Hong Kong.

“Situasi di Hong Kong kalau semakin tidak terkendali saya kira pemerintah harus menyiapkan semua opsi, seperti mengevakuasi semua WNI keluar dari Hong Kong jika diperlukan.  Namun, selama WNI di Hong Kong menjauhi tempat para demonstran saya kira keamanan mereka masih dalam perlindungan keamanan di sana,” tandasnya.  (arh)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.