Selasa, 14 Juli 20

DPD RI dan Parlemen Korea Bahas Kerjasama Pertahanan

DPD RI dan Parlemen Korea Bahas Kerjasama Pertahanan

Jakarta – Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Irman Gusman menerima Delegasi Parlemen Korea Selatan (Korsel) yang dipimpin oleh Ketua Komisi Pertahanan Parlemen Korea, Hwang Jin-Ha, di Ruang Delegasi Ketua DPD RI, Komplek MPR/DPR/DPD RI, Jakarta (16/12/2014). Kunjungan Hwang Jin-Ha ke Indonesia untuk meningkatkan hubungan kerjasama kedua negara terutama dalam industri pertahanan.

Dalam pertemuan tersebut, Irman mengatakan Korea Selatan merupakan sahabat baik Indonesia dimana hubungan diplomatik tersebut telah dijalin sejak puluhan tahun yang lalu. “Korea merupakan sahabat baik Indonesia. Tanggal 21 November lalu Saya baru kembali dari Korea dalam rangka meningkatkan hubungan kerjasama DPD RI dengan Parlemen Korea Selata. Minggu lalu Pak Presiden Jokowi juga baru kembali dari Korea untuk membahas kerjasama ekonomi Indonesia-Korea,” paparnya.

Dalam bidang pertahanan, Irman mengatakan, Indonesia sedang berupaya membenahi berbagai hal yang berkaitan dengan industri pertahanan, seperti modernisasi alutsista dan peningkatan anggaran untuk pertahanan. Dengan pembenahan ini diharapkan kekuatan militer Indonesia semakin kokoh sehingga Indonesia dapat menjadi negara maritim yang disegani dunia.

“Dengan pertahanan negara yang baik, keamanan jadi lebih kuat. Secara geografis, Indonesia adalah negara terbesar di Asia Tenggara. Tentu ini perlu dukungan pertahanan dan keamanan yang mumpuni,” harap Irman.

Menanggapi hal ini, Hwang Jin-Ha menilai dari segi jumlah penduduk, besar wilayah serta kekayaan sumber daya alam yang dimiliki, Indonesia mempunyai potensi menjadi negara besar. Untuk itu, Hwang Jin-Ha menginginkan peningkatan hubungan Indonesia-Korea tak hanya sebatas hubungan diplomatik biasa, namun menjadi mitra strategis bagi kedua negara.

“Saat saya melihat peta Indonesia, saya merasa begitu luasnya wilayah Indonesia dengan berbagai potensi yang dimilikinya. Tentu ini semua harus dijaga dengan kekuatan pertahanan yang baik,” ungkap Pimpinan Parlemen Korsel.

Hwang Jin-Ha mengaku dirinya baru bertemu dengan Menteri Pertahanan RI Ryamizard Ryacudu dan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan RI Tedjo Edhy Purdijatno untuk membahas peningkatan kerjasama di bidang pertahanan. Menurutnya, Korea punya banyak pengalaman dalam pertahanan. Selain Alutsista, Korea juga sudah mengembangkan perangkat lunak yang dapat mendukung sistem pertahanan negara. Untuk itu, mereka bersedia untuk bekerjasama dalam transfer pengetahuan dan pengalaman dengan Indonesia dalam bidang teknologi pertahanan.

Menanggapi hal tersebut, Irman berharap agar peningkatan kerjasama dibidang pertahanan antara Indonesia dan Korea ini dapat dijalin, khususnya dalam hal teknologi sistem pertahanan serta transfer ilmu dan teknologi dibidang pertahanan dari Korea.

Selain bidang pertahanan, Irman juga menginginkan peningkatan hubungan kerjasama Indonesia-Korea di bdiang ekonomi dan investasi. Menurutnya untuk mengejar pertumbuhan yang tinggi dan pembangunan yang merata diperlukan perbaikan infrastruktur di semua wilayah agar konektifitas antar wilayah dapat terjalin sehingga pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan semua daerah.

“Saat ini kami sedang berupaya membenahi infrastruktur untuk menunjang pembangunan yang merata antar wilayah. Selain kemampuan dari dalam negeri, tentu kami juga membutuhkan investasi dari negara-negara sahabat. Korea adalah salah satu negara sahabat yang tepat untuk kerjasama tersebut,” jelas Ketua DPD RI. (Pur)

 

Related posts