Kamis, 6 Oktober 22

DPD Minta Panitia Haji Selidiki Jemaah Haji Indonesia

DPD Minta Panitia Haji Selidiki Jemaah Haji Indonesia

Jakarta, Obsessionnews – Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Irman Gusman menyatakan turut berduka cita yang mendalam atas peristiwa musibah di Mina karena penumpukan dan berdesak-desakan saat melempar jumroh.

“Saat ini 310 orang meninggal dunia dan 500 orang luka luka. Semoga arwah para syuhada diterima disisi Allah SWT,” ujar Irman Gusman, Jumat (25/9/2015).

“Saya meminta kepada panitia haji Indonesia ada upaya penyelidikan terhadap jamaah haji Indonesia,” tandas Senator asal Sumbar ini.

“Saya menghimbau pasca kejadian tersebut panitia haji dan jamaah haji Indonesia agar berhati hati supaya peristiwa serupa tidak terjadi lagi,” tambahnya.

Mina11

Belasan Jemaah Indonesia Luka-luka
Belasan jemaah haji Indonesia termasuk di antara 830 korban luka dalam kecelakaan Mina yang menewaskan sedikitnya 717 orang, namun pemerintah masih terus megeceknya lebih lanjut.

Menurut Hadi Rahman, staf khusus menteri agama dalam percakapan telepon dari Mina, seorang di antara jemaah Indonesia itu menderita luka cukup parah. “Tapi lukanya apa, nanti masih harus diteliti lebih jauh,” jelasnya seperti dilansir BBC Indonesa.

“Juga jumlah pasti korban luka warga Indonesia, nanti kami kumpulkan datanya dulu. Yang jelas, lebih dari sepuluh orang,” paparnya.

Para korban dirawat di dua rumah sakit: Rumah Sakit Mina Tahrir dan Rumah Sakit An Nur.

“Pihak rumah sakit langsung merawat para korban, dan mereka tidak menghubungi kami. Jadi kami harus mengecek sendiri satu per satu para pasien, untuk memastikan apakah ada orang Indonesia.”

Petugas darurat memberikan pertolongan di lokasi kejadian di Mina, Kamis (24/9). (BBC)
Petugas darurat memberikan pertolongan di lokasi kejadian di Mina, Kamis (24/9). (BBC)

“Sejauh ini sudah ada beberapa belas orang yang pasti merupakan jemaah Indonesia yang terluka. Namun jumlah pastinya masih terus disusun, karena kami masih terus mengecek pasien-pasien lain -seluruh delapan ratusan korban itu.”

Ia menyebut, ada beberapa yang disebutkan orang Indonesia, ternyata bukan. “Kami diberitahu, ada warga Indonesia, ternyata setelah didatangi, orang Malaysia atau Filipina. Atau tidak bisa bahasa Indonesia,” tandas Hadi Rahman.

Mengenai korban yang meninggal, Hadi menyebut, yang sudah bisa dipastikan warga Indonesia baru tiga orang.

Memang ada dua jenazah yang dilaporkan sebagai warga Indonesia, “Ini masih harus dipastikan dulu,” katanya.

Sedikitnya 717 orang tewas menyusul kekacauan akibat berdesak-desakannya ratusan ribu jemaah yang melaksanakan ritual lempar jumrah, di Mina, Kamis (24/9). (Ars/BBC)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.