Selasa, 28 Januari 20

DPD Ingin Wiranto Kembali Pimpin Partai Hanura

DPD Ingin Wiranto Kembali Pimpin Partai Hanura
* Pendiri Partai Hanura Wiranto.

Jakarta, Obsessionnews.com – Sebanyak 27 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) menyatakan mosi tidak percaya terhadap kepemimpinan Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta . Banyak aturan organisasi yang dinilai kerap dilanggar oleh Oesman Sapta. Misalnya terkait dugaan mahar politik terhadap calon kepala daerah.

Ketua DPD Hanura Nusa Tenggara Timur (NTT) Jimmi Sianto salah satu dari banyak DPD yang menyatakan mosi tidak percaya terhadap kepemimpinan Oesman Sapta. Ia bersama yang lain mendesak Partai Hanura kembali dipimpin Wiranto. Karena ruh Partai Hanura dinilai melekat di tubuh Wiranto.

Jimmi juga mengaku kesal Oesman Sapta memutuskan memecat dirinya sebagai Ketua DPD Partai Hanura. “Sebelum OSO memecat saya, saya sudah memberi mosi tidak percaya. Rohnya Partai Hanura itu ada di Pak Wiranto. Saya mau katakan kepada warga NTT bahwa saya masih ketua Hanura NTT,” ujar Jimmi, Selasa (16/1/2018).

Jimmi bersama teman pengurus daerah Hanura dalam waktu dekat ini berencana menemui Wiranto untuk membicarakan persoalan tersebut. “Dalam waktu dekat kami sebagian besar pengurus DPD Hanura akan bertemu Pak Wiranto untuk jadi ketua umum, guna menyelamatkan Partai Hanura,” tuturnya.

Menurut Jimmi, ia bersama pengurus DPD NTT dan DPC dari sejumlah kabupaten dan kota telah membahas dan membuat rekomendasi untuk memilih Wiranto kembali menjadi ketua umum Hanura. “Karena memang Pak Wiranto layak dan tepat untuk memimpin kembali partai ini, sehingga tidak menimbulkan kekisruhan,” ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan Oesman Sapta Odang diberhentikan dari posisi ketua umum Partai Hanura. Dia dianggap melanggar anggaran rumah tangga (ART) partai dan prinsip-prinsip nilai perjuangan partai tersebut.

Keputusan itu diambil setelah sejumlah pengurus Partai Hanura mengadakan rapat di Hotel Ambhara, Jakarta Selatan, Senin (15/1/2018). Pemberhentian Oesman dari jabatannya atas dasar permintaan dari 27 DPD dan lebih dari 400 DPC yang menyampaikan mosi tidak percaya. (Albar)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.