Minggu, 19 September 21

Dolar Tembus Rp15.000, Terjadi Resesi Ekonomi ke-2

Dolar Tembus Rp15.000, Terjadi Resesi Ekonomi ke-2

Bandung, Obsessionews – Sejumlah pengusaha saat ini sudah gulung tikar menyusul nilai tukar rupiah yang semakin meroket. “Hari ini dollar Amerika sudah menembus 13.300 rupiah per dollar AS, banyak pengusaha di Karawang Jabar sudah gulung tikar,” ungkap Ketua Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Bahlil Lahadalia, saat menghadiri Launching Indonesia Public Policy&Business Development Network (IP&B) di Bandung, Selasa (9/6/2015).

Bahlil mengingatkan, kalau dollar AS tembus Rp15.000/dollar, maka tidak menutup kemungkinan akan terjadi resesi ekonomi ke-2. Dengan Rp15.000 per dollar, Bahlil memprediksi para pengusaha semuanya akan gulung tikar karena produksi dan konsumsi tidak akan seimbang.

Sementara itu IP&B mengkritisi Pemerintahan Jokowi-JK yang masih berbelit dalam masalah birokrasi baik di daerah maupun pusat. Padahal selain infrastruktur, birokrasi adalah instrumen utama dalam meningkatkan daya saing (competitiveness) suatu negara.

Pada masa pemerintahan Jokowi, masyarakat mengharapkan suatu terobosan mendasar dalam hal reformasi birokrasi yang seringkali dikaitkan dengan revolusi mental, baik bagi para birokrat dan masyarakat serta Nawacita sebagai Visi Pemerintah.

“Namun pada awal pemerintahan Jokowi-JK yang terjadi justru berbagai fenomena dan ketidakpastian yang secara langsung maupun tidak langsung terkait dengan birokrasi di Indonesia, terutama pemerintah pusat yang seharusnya menjadi contoh, terjadinya konflik MA dan KY yang membuat krisis generasi hakim, KPK versus Polri, PSSI dan Menpora, dan sebagainya. (Dudy Supriyadi)

Dari kiri ke kanan: Nurul Arifin, Happy Bone Z, dan Bahlil Lahadalia.
Dari kiri ke kanan: Nurul Arifin, Happy Bone Z, dan Bahlil Lahadalia.

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.