Selasa, 29 November 22

Dolar AS Meroket Pemilik YB Coffeenery Kelimpungan

Dolar AS Meroket Pemilik YB Coffeenery Kelimpungan

Bandung, Obsessionnews –  Sejumlah pengusaha cafe berbahan dasar kopi dan teh  di Bandung terpukul nilai Dollar AS. Hal ini dirasakan pemilik Yellow Black Coffeenery jalan Kawaritan 54 C Bandung Rani Partadiredja, Senin (7/9). “Meskipun untuk komoditi tertentu saya nitip ke temen yang ada di KJRI,” ujarnya.

Namun Rani tetap merasa berat dengan harga kopi yang biasanya Rp. 500 ribu/kg kini mencapai Rp. 1 juta/kg. Rani akhirnya menyiasati dengan mengurangi takaran dalam penjualan, karena harga yang dipatok masih sama.

Ternyata kopi masih menjadi komoditas yang mahal, namun apa boleh dikata Rani hanya berharap harga kopi dan teh impor segera turun. Rani pun berharap Yellow Black Coffeenery yang ia jalani saat ini bisa tetap buka.

“Memang lokasi Yellow Black Coffeenery jauh dari hiruk pikuk keramaian, sehingga para penikmat kopi dapat dengan santai menyeruput kopi sambil mendengarkan sejarah kopi yang sudah pasti didapatkan di cafe ini,” ujar Rani.

Rani Partadiredja dan Chef sekaligus co-Owner Yellow Black Coffeenery Reinaldo Christian juga mengaku akan cukup berat jika kondisi dollar AS masih tetap di Rp. 14 ribu.

“Yellow Black Coffeenery menghidangkan kopi dan teh dengan standar internasional, sehingga otomatis banyak import” kata  Rani.

cafe-2

Lebih lanjut Rani mengatakan, setiap tamu yang datang ke Yellow Black Coffeenery akan diajak ngobrol seputar sejarah kopi dan teh, “Sudah pasti kami akan menjelaskan sejarah kopi atau teh yang akan dihidangkan ke setiap tamu, sehingga mereka tahu asal usul kopi atau teh yang diminumnya,” kata Rani yang sudah 2 tahun malang melintang di dunia kopi.

Rani menambahkan selain kopi dan teh, Yellow Black Coffeenery menghidangkan makanan-makanan unik,” kata Rani, salahsatunya adalah Bacang Telur Asin yang merupakan ide dari mantan Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf,” ungkap Rani, “Selain itu ada burger isi daun nasturtium, cumi dan honje,” tegasnya.

Yellow Black Coffeenery menjadi unik, karena semua kopi dan teh dari berbagai belahan dunia ada di kedai ini, selain itu kopi dengan seduhan dingin (Cold Brew) menjadi andalannya, kopi bening dingin dengan campuran lemon menciptakan sensasi yang unik.

Untuk makanan, Chef sekaligus co-Owner Yellow Black Coffeenery Reinaldo Christian biasa menghidangkan Banana Bread, Lime Meringue Pie, Nasi Goreng Lemon, dan berbagai hidangan unik lainnya.

Saat ini Rani pun menjagokan kopi dari Pangalengan dan Teh dari Ciwidey Kabupaten Bandung yang tak kalah mantapnya. “Saya juga meminta dengan sangat agar cara memetik kopi  tidak dicabut sembarangan, tapi diputar terlebih dahulu sampai lepas dari pohonnya,”imbuhnya.

Hal itu dilakukan agar kopi kembali tumbuh baru dengan 3 biji kopi, sehingga akan berbeda jika hanya dipetik atau dicabut sekaligus, karena yang tumbuh berikutnya hanya satu biji. (Dudy Supriyadi)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.