Sabtu, 13 Agustus 22

Dokter dan 8 Orang Diadili Atas Kematian Maradona

Dokter dan 8 Orang Diadili Atas Kematian Maradona
* Diego Maradona. (The Independent)

Seorang hakim asal Argentina memutuskan pada Rabu (22/6/2022), delapan personel medis yang terlibat dalam perawatan legenda sepakbola Diego Maradona akan diadili lantaran dianggap melakukan kelalaian.

Tim dokter Maradona diduga melakukan malpraktik yang mengakibatkan kematian sang pemilik gol ‘Tangan Tuhan’ itu.

Menilik putusan hakim, ahli bedah otak Leopoldo Luque dan psikiater Agustina Cosachov termasuk di antara delapan nama yang bakal diadili atas dugaan tindakan pembunuhan. Sidang tediperkirakan akan digelar pada akhir 2023 atau awal 2024.

Seperti dilansir Marca, para terdakwa dituduh gagal merawat Maradona dengan baik ketika pencetak gol ikonik ‘Tangan Tuhan’ pada Piala Dunia 1986 itu pulih dari operasi otak, yang menyebabkan kematiannya.

Maradona meninggal dunia pada 25 November 2020 dalam usia 60 tahun karena serangan jantung saat ia pulih dari operasi penggumpalan darah di otak di sebuah klinik di La Plata, Buenos Aires pada 3 November.

Maradona hospitalGetty
Beberapa hari setelah kematian Diego, jaksa Argentina memulai penyelidikan terhadap para dokter dan perawat yang terlibat dalam perawatan sang legenda.

Pada 2021, dewan medis yang ditunjuk untuk memeriksa kasus ini menemukan bahwa tim dokter Maradona bertindak dengan cara yang disebut mereka “tidak pantas, tidak sesuai, dan sembrono”.

Menurut putusan pengadilan, hal itu turut menentukan bahwa Maradona “akan memiliki peluang lebih baik untuk bertahan hidup” dengan perawatan yang memadai dengan fasilitas medis yang layak.

April lalu, jaksa juga telah meminta agar Hakim Orlando Díaz menempatkan kedelapan terdakwa yang sedang diselidiki itu diadili di pengadilan umum.

Hasil autopsi Maradona menyatakan bahwa mantan bintang Napoli itu meninggal dunia karena sebab alami. Tapi, pengadilan Argentina mulai menyelidiki kasus tersebut setelah mendapat tekanan dari keluarga Maradona. (Goal.com/Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.