Jumat, 30 Oktober 20

Doa Terhindar dari Penyakit Berbahaya dan Covid-19

Doa Terhindar dari Penyakit Berbahaya dan Covid-19
* Ilustrasi berdoa. (Foto: hipwee)

Pandemi virus Corona (Covid-19) terus menggerogoti kehidupan masyarakat. Bahkan kini wabah virus dari Wuhan China tersebut mengganas kembali hingga jumlah penderitanya semakin bertambah dan angka kematian kian tinggi di sejumlah wilayah di Indonesia.

Kondisi ini pun membuat semua orang cemas, terutama yang tinggal di wilayah-wilayah yang ditetapkan sebagai zona merah. Tidak berlebihan jika kamu dilanda cemas, sebab virus corona ini bisa menyerang siapa saja, tanpa mengenal latar belakang atau kedudukan.

Yang lebih membuat khawatir, saat ini banyak penderita COVID-19 tidak mengalami gejala atau orang tanpa gejala (OTG), sehingga kita tidak tahu apakah orang di dekat kita terpapar virus corona atau tidak.

Namun, banyak cara yang bisa kamu lakukan agar terhindar dari wabah virus corona. Selain menerapkan protokol kesehatan secara ketat, menghindari keluar rumah jika tidak terlalu penting, menerapkan pola hidup sehat, dan menjaga kebersihan, jangan lupa juga untuk selalu berdoa meminta perlindungan dari Allah SWT.

Berikut doa-doa yang dapat kamu panjatkan agar dijauhkan dari wabah penyakit berbahaya:

1. Bacaan Rasulullah untuk berlindung dari segala jenis penyakit
Berdoa adalah tanda pengakuan betapa lemahnya kita sebagai manusia di hadapan Allah SWT. Bahkan, Allah juga telah memerintahkan kepada hamba-Nya untuk senantiasa bermunajat dan memohon perlindungan hanya kepada-Nya.

Begitu juga dalam berlindung dari wabah penyakit mematikan seperti virus corona ini.

Dikutip dari Syarah Riyadhus Shalihin Jilid 4 dalam hadis Nomor 1484 yang diriwayatkan Anas r.a, ini doa yang pernah dibaca Rasulullah untuk berlindung dari segala penyakit.

اللَّهُمَّ إنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ البَرَصِ، والجُنُونِ، والجُذَامِ، وَسَيِّئِ الأسْقَامِ

Allāhumma innī a‘ūdzu bika minal barashi, wal junūni, wal judzāmi, wa sayyi’il asqāmi.

Artinya: Ya Allah, aku berlindung kepada Engkau dari penyakit lepra, gila, kusta, dan penyakit-penyakit yang buruk.

2. Selawat Tibbil Qulub untuk terhindar dari wabah penyakit
Penyakit bisa datang kapan saja dan di mana saja dan menimpa semua manusia, seperti virus corona ini. Dalam beberapa kasus, banyak sekali masyarakat yang sudah menjaga diri, namun tetap tertular COVID-19.

Nah, takdir Allah SWT memiliki peran besar untuk melindungi kamu supaya terhindar dari penularan penyakit yang mematikan.

Selawat Tibbil Qulub ini disarankan oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk dibaca oleh masyarakat Indonesia agar terhindar dari penyakit berbahaya.

اللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ طِبِّ الْقُلُوْبِ وَدَوَائِهَا، وَعَافِيَةِ الْاَبْدَانِ وَشِفَائِهَا، وَنُوْرِ الْاَبْصَارِ وَضِيَائِهَا، وَعَلٰى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّم

Allahumma sholli ‘alaa Sayyidinaa Muhammadin thibbil qulubi wa dawa ihaa wa’aafiyatil abdaani wa shifaa ihaa wa nuuril abshoori wa dhiyaa ihaa wa ‘alaa aalihi wa shohbihi wa sallim.

Artinya: Ya Allah limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW, sebagai obat hati dan penyembuhnya, penyehat badan dan kesembuhannya, sebagai penyinar penglihatan mata beserta cahayanya. Dan semoga rahmat tercurah limpahkan kepada para sahabat beserta keluarganya.

3. Membaca kalimat tauhid dan surat pendek dalam setiap doa yang dipanjatkan
Untuk semakin memperkuat doamu,  memintalah kepada Allah SWT apa yang kamu hajatkan atau inginkan dengan bahasa sendiri dan dengan kalimat yang baik. Tanamkan keyakinan dalam diri bahwa Allah SWT akan mendengar dan mengabulkan doamu.

Jangan lupa juga adab berdoa, mulailah dengan membaca bismillahirrahmanirrahim dan berselawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Kamu juga dapat melengkapi doa untuk berlindung dari wabah penyakit dengan membaca kalimat tauhid dan tiga surat pendek, yaitu Surat Al-ikhlas, Surat Al-Falaq, dan Surat An-Nas.

Serahkan segala urusan kepada Allah SWT dan memintalah untuk diberikan yang terbaik. Tetap ingat, iringi doa kamu dengan usaha yang maksimal, supaya doa tersebut dapat terwujud. (idntimes/Red)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.