Rabu, 3 Juni 20

DKPP Pulihkan Nama Baik Ketua KPU dan Bawaslu

DKPP Pulihkan Nama Baik Ketua KPU dan Bawaslu
* Sidang pemulihan nama baik Ketua KPU Arief Budiman dan Ketua Bawaslu Abhan di DKPP, Rabu (25/9/2019). (Foto: Dok DKPP)

Jakarta, Obsessionnews.comDewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menggelar sidang kode etik penyelenggara Pemilu dengan agenda pembacaan delapan Putusan Pelanggaran Kode Etik Penyelenggara Pemilu di Ruang Sidang DKPP, lantai 5, Jalan MH Thamrin No. 14,  Jakarta Pusat pada Rabu (25/9/2019).

Sidang ini menyertakan 33 penyelenggara pemilu yang menjadi teradu dalam delapan perkara yang dibacakan, mulai dari tingkat daerah, yakni Kelurahan, Kecamatan hingga pusat. Dalam sidang ini, DKPP mengeluarkan rehabilitasi atau pemulihan nama baik untuk 27 Penyelenggara pemilu yang menjadi teradu dari perkara yang dibacakan putusannya, di antaranya adalah Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Arief Budiman dan Ketua Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) RI Abhan yang menjadi teradu pada perkara nomor 100-PKE-DKPP/V/2019.

“Memutuskan untuk menolak pengaduan dari Pengadu untuk seluruhnya. Merehabilitasi nama baik Teradu I Arief Budiman selaku Ketua KPU dan Teradu II Abhan sebagai Ketua Bawaslu RI,” kata Ketua majelis Harjono melalui keterangan tertulis DKPP yang diterima obsessionnews.com, Kamis (26/9).

Sebaliknya, terdapat enam penyelenggara Pemilu yang dikenakan sanksi oleh DKPP, yaitu peringatan (tiga penyelenggara Pemilu), peringatan keras (dua) dan pemberhentian tetap (satu). Seorang penyelenggara pemilu yang diberhentikan tetap adalah Moh Salin yang menjadi Ketua PPK Sapeken, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Berstatus sebagai teradu III pada perkara 102-PKE-DKPP/V/2019, ia juga diputuskan DKPP tidak memenuhi syarat untuk menjadi penyelenggara pemilu yang akan datang.

“Memutuskan Teradu III Moh. Sain sebagai Ketua dan Anggota PPK Sapeken tidak memenuhi syarat untuk menjadi penyelenggara Pemilu di masa mendatang,” kata Harjono.

Dari 33 penyelenggara pemilu yang menjadi teradu dari delapan perkara yang dibacakan putusannya ini, 28 Teradu berasal dari jajaran KPU dan lima orang dari jajaran Bawaslu. Sidang ini sendiri dipimpin oleh Ketua DKPP Harjono selaku ketua majelis bersama empat anggota DKPP sebagai anggota majelis, yaitu Muhammad, Alfitra Salamm, Ida Budhiati, dan Teguh Prasetyo. (Poy)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.