Senin, 30 Maret 20

Djulkarnain Melayani dengan Passion

Djulkarnain Melayani dengan Passion
* General Manager Grand Mercure Jakarta Harmoni Djulkarnain. (Foto: Fikar Azmy)

Jakarta, Obsessionnews.comKita harus punya passion dalam melayani tamu karena ketika bekerja di hotel di posisi apapun, baik sebagai house keeping sampai general manager, semua adalah pelayan dari tamu-tamu hotel.” Setidaknya itu yang dikatakan oleh General Manager Grand Mercure Jakarta Harmoni Djulkarnain beberapa waktu lalu.

Djul begitu sapaan hangatnya, merupakan pria yang telah berkecimpung di dunia perhotelan sejak  tahun 1993. Kepada Men’s Obsession ia menguntai kecintaannya terhadap dunia perhotelan tumbuh sejak ia duduk di bangku sekolah menengah pertama.

“Kala itu, saya diajak oleh anggota keluarga yang bekerja di hotel, di sana sangat menyenangkan sehingga saya bercita-cita untuk bisa bekerja di hotel. Saat berkuliah saya mengambil pendidikan khusus perhotelan di Bandung,” ungkap pria yang selalu tampak ramah ini.

Senang akan tantangan baru adalah prinsip hidup Djul yang sudah malang melintang lebih dari 25 tahun di bidangnya, di antaranya mendapatkan peluang emas pertamanya ketika ditawari pekerjaan di sebuah hotel terkemuka di Mekah, Arab Saudi. Sekembalinya ke Tanah Air, ia lalu bergabung dengan keluarga AccorHotels.

Selama bekerja sebagai asisten eksekutif manajer di Mercure Slipi, ia menerima beasiswa dari sebuah perguruan tinggi terkemuka di Perancis, École des Arts Culinaires et de lHotellerie de Lyon. Pria berkacamata ini juga sempat bekerja di hotel Mercure Paris di antara masa studinya. Ia juga pernah mengelola beberapa hotel, seperti Novotel Bukit Tinggi, Ibis Malioboro Yogyakarta, dan Novotel Surabaya, sebelum kembali ke Jakarta pada 2014 untuk menjalankan dua brand sekaligus Mercure Jakarta Kota dan Ibis Harmoni. Setelah perjalanan panjang, kurang lebih selama 20 tahun dengan AccorHotels, ia memutuskan untuk memulai petualangan lain dengan Menara Peninsula Hotel dari tahun 2016, sampai akhirnya bergabung di Grand Mercure Jakarta Harmoni di awal tahun 2019.

“Apa yang saya raih saat ini adalah apa yang saya cita-citakan,” ujar Djul. Ketatnya persaingan bisnis perhotelan membuat pelanggan atau tamu hotel yang datang menjadi sangat berharga. Pasalnya, setiap tamu hotel yang datang dapat dijadikan sebagai loyal customer. Oleh karena itu, ia mengatakan, timnya harus bisa melayani tamu dengan passion.

“Yang saya banggakan, teman-teman di sini sangat fleksibel dalam melayani tamu. Kami juga mengenal tamu secara personal dengan baik. Jadi, mereka tidak hanya dikenal dari nama saja, tapi juga dilayani sesuai dengan kebiasaan masing-masing. Saya beberapa kali menemani tamu, misalnya sewaktu breakfast saat mereka sedang duduk nyaman. Mereka tinggal duduk saja dan langsung disajikan makanan yang memang mereka sukai. Sehingga, kami tidak pernah merasa khawatir bersaing dengan hotel-hotel lain karena kami memiliki keunikan sendiri, mereka mendapatkan suasana seperti di rumah,” urainya seraya tersenyum.

Halaman selanjutnya

Pages: 1 2

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.