Kamis, 21 Oktober 21

Diyakini Berkah, Warga Keturunan India Adakan Serak Gula

Diyakini Berkah, Warga Keturunan India Adakan Serak Gula

Padang, Obsessionnews – Warga keturunan India di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Sabtu (21/3), mengikuti acara serak gula (tabur gula) karena dianggap dapat mendatangkah berkah, seperti rezeki dan kesehatan. Acara serak gula yang diadakan di arena Masjid Muhamadan, Jalan Pasar Batipuh, diikuti anak-anak, orang dewasa, dan orang tua. Warga saling berebut untuk mendapatkan gula yang diserakkan panitia dari atap masjid.

Acara serak gula dimulai sekitar pukul 16.00 WIB. Tradisi warga keturunan India itu dimulai dengan berdoa bersama yang dilanjutkan dengan pemasangan bendera berlambang bulan bintang. Bendera diikat di bagian kiri kanan masjid. Gula yang diserakkan dari atas masjid yang sudah dibungkus dengan kain warna-warni berukuran kecil.

“Ndak perlu banyak mendapat gula, tapi berkahnya yang diharapkan,” kata Nurhayati, salah seorang warga keturunan India yang tinggal di Veteran Kota Padang, kepada obsessionnews.com.

Setiap acara serak gula diadakan, Nurhayati selalu ikut, karena ia meyakini akan akan mendapat berkah kesehatan dan rezeki.

Hal yang sama juga diungkapkan Ketua Pelaksana tradisi serak gula, Affas Max. Selain mendapatkan berkah, acara itu diadakan untuk memperkuat silaturahmi. Serak gula diadakan setiap tahun pada 1 Jumadil Akhir dalam rangka memperingati bangsa Soulhamid. Gula yang diserak pada saat tradisi sebanyak 2,5 ton yang disumbangkan oleh warga keturunan India.

“Siapapun boleh menyumbangkan gula, kami akan menerimanya,” kata Affas.

Tradisi serak gula dibuka secara resmi oleh Gubernur Sumbar Irwan Prayitno. “Tradisi ini harus tetap dipertahankan. Meskipun sudah membaur dengan warga, identitas harus tetap melekat, karena identitas itu menunjukkan jati diri,” kata Irwan.

Dia menyarankan kepada Pemerintah Kota Padang supaya mengkaji kemungkinan dijadikan kawasan Pasar Batipuh sebagai kampung India. (Musthafa Ritonga)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.