Selasa, 9 Agustus 22

Dishubkominfo Gelar Razia, Sejumlah Mobil Kena Gembok

Dishubkominfo Gelar Razia, Sejumlah Mobil Kena Gembok

Semarang, Obsessionnews.com – Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi Kota Semarang menggelar razia parkir liar di sejumlah titik pusat kota. Razia bertujuan untuk mengurangi pelanggaran parkir liar, yang kerap membuat kemacetan.

Razia dimulai di dekat wilayah Simpang Lima. Beberapa sepeda motor tampak terparkir di samping mall. Petugas langsung mengempesi satu persatu sepeda motor yang ada.

Tim patroli kemudian berjalan ke area jalan Pandanaran. Disana, petugas menyerukan agar pemilik mobil segera memindahkan. Setelah ditunggu cukup lama, petugas terpaksa menyegel ban mobil yang tidak dipindah oleh pemiliknya.

Kepala Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) Dishubkominfo Semarang, Danang Kurniawan mengaku, persoalan parkir liar hingga saat ini masih terus menjadi makanan sehari-hari instansi tersebut.

“Kalau parkir liar di Semarang lumayan ya. Tapi hanya di lokasi lokasi tertentu saja,” kata dia, Senin (19/8/2016).

Parkir liar, lanjut Danang, disebabkan lahan parkir yang minim. Pemerintah setempat sendiri telah menyediakan lahan parkir di dekat kawasan wisata yang kerap didatangi petunjung.

Belum lagi layanan shuttle bus gratis bagi wisatawan yang ingin berbelanja ke pusat kota. Namun, karena berfikiran instan, seringkali pengunjung ataupun pengendara memarkirkan kendaraan di depan tempat tujuan.

“Contohnya kawasan Pandanaran. Hanya beberapa toko yang punya lahan parkir. Cuma tidak bisa menampung jumlah yang besar,” ujarnya.

“Makanya kita wajibkan setiap hari dua shift petugas untuk patroli,” sambung Danang.

Seluruh kendaraan yang digembosi dan digembok kemudian diberi stiker berupa tanda tilang. Pemilik dapat membuka gembok ban, setelah mengurus tilang ke pos polisi terdekat.

“Setelah ditilang silahkan datang ke pos kita untuk dibukakan gemboknya,” tandasnya. (ifg)

gembok-mobil

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.