Kamis, 26 Mei 22

Dirgantara Indonesia Jalin Kerja Sama dengan 8 Perusahaan dan Pemda

Dirgantara Indonesia Jalin Kerja Sama dengan 8 Perusahaan dan Pemda
* Direktur Utama PT Dirgantara Indonesia Elfien Goentoro menandatangani kesepakatan 8 perusahaan dan pemerintah daerah (pemda) dalam acara Singapore Airshow 2018 di Singapura, Rabu (7/2/2018). (Foto: [email protected])

Singapura, Obsessionnews.com – PT Dirgantara Indonesia (Persero) atau PTDI resmi menjalin kerja sama  dengan delapan perusahaan dan pemerintah daerah (pemda), Rabu (7/2/2018).

Dalam siaran persnya, penandatanganan kesepakatan yang dilakukan bertepatan dengan Singapore Airshow 2018 di Singapura ini dalam bentuk penandatanganan framework agreement dan affidavit.

Penandatanganan kesepakatan ini dilakukan oleh Direktur Utama PTDI Elfien Goentoro bersama mitra kerja dan disaksikan langsung oleh Menteri BUMN Rini M. Soemarno, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno beserta pejabat negara lainnya.

Elfien Goentoro mengungkapkan, pihaknya terus melakukan berbagai inisiatif dan pengembangan terhadap produk yang telah dihasilkan untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik bagi industri dirgantara di tanah air.

“Berbagai inisiatif dan pengembangan yang dilakukan merupakan upaya perseroan dalam mendorong kualitas pelayanan dan pemasaran produk untuk memberikan kepuasan bagi pelanggan,” jelasnya.

Framework agreement  kerjasama sebagai berikut:

  • Pengadaan, pelayanan, dan komersialisasi 20 unit pesawat N219 Nurtanio dengan PT Pelita Air Service
  • Pengadaan N219 Nurtanio dengan Bupati Puncak Jaya, Papua Willem Wandik
  • Pengadaan 50 pesawat N219 Nurtanio dan pengembangan SDM dan fasilitas kedirgantaraan di Aceh dengan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf
  • Affidavit kerja sama perdagangan, industri dan layanan (CISA) dengan Airbus Helicopters (AH) berkaitan dengan pengembangan support & services (S&S) termasuk kemampuan maintenance, repair, and overhaul (MRO) sebagai kelanjutan Perjanjian Kerjasama Perdangangan, Industri, dan Layanan ref. EBRB-06-2016 yang telah ditandatangani pada 7 Desember 2017 lalu.
  • Framework agreement penyusunan analisis operasional, dan pendanaan pengadaan 5 unit pesawat N219 Nurtanio dengan PT Trigana Air Service
  • Framework agreement pengadaan 2 unit pesawat N219 Nurtanio dengan Gubernur Provinsi Kalimantan Utara Irianto Lambrie
  •  Framework agreement pemasaran, pengadaan dan produksi pesawat N219 Nurtanio dengan Avitra Aerospace Technologies
  • Framework agreement pengembangan support & services (S&S) pesawat terbang, khususnya CN295 dengan Airbus Defence and Space (ADS). Kedua belah pihak sepakat untuk melakukan pendekatan kerjasama terkait product support dan training yang akan bermanfaat bagi Kementerian Pertahanan RI dan Tentara Nasional Indonesia (TNI). (Popi)

Related posts