Kamis, 2 Desember 21

Direktur PT Media Karya Sentosa Dituntut 3 Tahun Penjara

Direktur PT Media Karya Sentosa Dituntut 3 Tahun Penjara

Jakarta, Obsessionnews – Jaksa pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut Direktur HRD PT Media Karya Sentosa (PT MKS), Antonius Bambang Djatmiko dengan hukuman selama tiga tahun penjara serta denda Rp250 juta subsider tiga bulan kurungan.

Jaksa menilai Antonius terbukti bersalah menyuap Fuad Amin selaku Bupati Bangkalan periode 2003-2008. Suap itu diberikan untuk mengarahkan tercapainya perjanjian antara PT MKS dan PD Sumber Daya serta memberikan dukungan untuk PT MKS agar mendapatkan penyaluran gas alam ke Gresik dan Gili Timur.

Antonius memainkan peran itu secara bersama-sama ‎dengan Presiden Direktur PT MKS Sardjono, Managing Director PT MKS Sunaryo Suhadi, Direktur Teknik PT MKS Achmad Harijanto dan General Manager Unit Pengolahan PT MKS Pribadi Wardojo. Total uang diberikan mencapai Rp18 miliar lebih.

“Menyatakan terdakwa Antonius Bambang Djatmiko terbukti secara sah meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama,” ujar Jaksa Titik Utami saat membacakan nota tuntutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (6/4/2015).

Antonius diganjar melanggar dakwaan primer, yakni Pasal 5 ayat (1) huruf b UU No 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001, Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana Jo Pasal 64 ayat (1) KUHPidana.

Hal yang memberatkan tuntutan jaksa adalah karena perbuatan terdakwa dilakukan di saat negara sedang giat-giatnya melakukan upaya pemberantasan korupsi. Sedangkan hal yang meringankan terdakwa mengakui semua perbuatannya dan bersikap kooperatif dalam persidangan.

“Terdakwa belum pernah dihukum sebelumnya dan sopan dalam persidangan,” tutur jaksa.

Menanggapi tuntutan tersebut terdakwa menyatakan akan mengajukan pembelaan pada persidangan pekan depan. Antonius menilai seharusnya KPK tak hanya menjerat dirinya, melainkan juga menjerat pemilik PT MKS, Sardjono dan para petinggi lainnya.

“Seharusnya seperti itu,” kata dia saat dikonfirmasi wartawan usai persidangan. (Has)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.