Rabu, 19 Mei 21

Dipimpin Suprjarto BRI Torehkan Segudang Prestasi

Dipimpin Suprjarto BRI Torehkan Segudang Prestasi

Sementara rasio kredit bermasalah, yakni NPL Gross BRI, tercatat sebesar 2,41 persen. Jumlah itu lebih kecil daripada rata-rata NPL industri perbankan di Indonesia sebesar 2,67 persen pada Juni 2018.

Suprajarto menuturkan, saat ini BRI menuju menjadi Bank Digital, proses digitalisasi terus dilakukan dan sudah mulai menujukkan hasil yang cukup memuaskan. Beberapa inovasi produk dan layanan sudah dirilis bank yang berada di peringkat teratas daftar “The Most Valuable Bank Brands” di Indonesia menurut riset “Brand Finance Top 500 Most Valuable Bank Brands 2018 tersebut di tahun ini, antara lain Sabrina, Smart BRI Virtual Assistance atau Chatbot.

Ada pula, Indonesia Mall, sebuah platform untuk Innovation Ecosystem, sehingga menjadi wadah untuk UMKM Naik kelas, go international. Digitalisasi Proses Kredit di Mikro yang disebut BRIspot dan Di kredit Konsumer yang disebut My BRI.

Pages: 1 2 3 4

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.