Jumat, 30 Oktober 20

Dinyatakan Positif Corona, Bintang Juventus Sempat Ketakutan

Dinyatakan Positif Corona, Bintang Juventus Sempat Ketakutan

Bintang Juventus, Italia, Paulo Dybala mengakui ketakutan setelah dinyatakan positif terpapar virus corona awal bulan ini, sembari mengungkapkan ada diskusi yang dilakukan di Juventus sebelum semua pemain sepakat menerima pemotongan gaji empat bulan.

Pemain asla Argentina Argentina tersebut meminta masyarakat untuk patuh terhadap aturan tetap di rumah setelah mengalami efek buruk terpapar COVID-19.

Dybala merupakan salah satu dari tiga pemain Bianconeri yang positif terinfeksi COVID-19, bersama dengan Daniele Rugani dan Blaise Matuidi.

Sejumlah pemain dari berbagai klub di Serie A juga didiagnosis mengalami hal serupa, yang memaksa kompetisi sepakbola di Italia musim ini ditangguhkan tanpa batas waktu.

Italia saat ini menjadi negara yang paling parah terkena dampak virus corona, dengan mencapai 105.792 kasus sejauh ini dan angka kematian sebesar 12.428.

Pemerintah Italia telah memberlakukan kebijakan lockdown demi mengurangi penyebaran virus, memaksa para penduduk di sana untuk tetap berada di rumah dan menutup semua toko-toko yang tidak menjual kebutuhan sehari-hari serta medis.

Dybala telah mengisolasi dirinya bersama dengan kekasihnya, Oriana Sabatini sejak positif terpapar virus corona, dan memberikan kabar terbaru soal kondisinya, Jumat (27/3) lalu.

Sang penyerang 26 tahun itu mengatakan kondisinya sudah jauh lebih baik melalui akun Twitter milik Juventus, dan sekarang membagikan pengalamannya selama mengalami gejala.

“Saya menderita batuk yang buruk, saya merasa lelah dan ketika saya tidur, saya merasa kedinginan. Awalnya, saya tidak memikirkan tentang apa yang mungkin terjadi, namun itu terjadi pada dua rekan setim lainnya dan saya yang terakhir,” kata Dybala dalam wawancara dengan Federasi Sepakbola Argentina (AFA).

“Kami [Dybala dan kekasihnya] mengalami sakit kepala, tapi disarankan untuk tidak melakukan apa pun. Klub memberi kami vitamin dan lama kelamaan kami merasa lebih baik.”

“Itu menyerang psikologis. Awalnya merasa takut, tapi sekarang baik-baik saja. Belakangan ini saya tidak memiliki gejala.”

“Dulu saya cepat lelah. Saya ingin berlatih, namun setelah lima menit saya kehabisan napas, dan saat itulah kami menyadari ada sesuatu yang tidak beres, kemudian tes menunjukkan bahwa kami positif terkena virus.”

“Banyak orang meninggal di sini setiap harinya, keadaannya sangat buruk. Mereka di sini tidak bisa menangani kasus ini lagi, itulah sebabnya banyak negara mengirimkan dokter mereka. Ini bukan kebohongan, Anda harus berhati-hati. Orang-orang harus tetap berada di rumah.”

Pekan lalu, dilaporkan bahwa Juve telah memotong gaji pelatih Maurizio Sarri dan semua pemain hingga Juni, demi membatasi kerugian finansial klub selama masa vakum kompetisi.

Dybala kemudian mengungkapkan bahwa keputusan tersebut disetujui oleh para pemain setelah kapten Giorgio Chiellini memimpin sebuah rapat melalui dunia maya.

“Chiellini berbicara kepada presiden, lalu para pemain,” katanya. “Kami membicarakannya, ada pendapat yang berbeda, ada pemain yang kurang satu atau dua pertandingan untuk bisa mencapai klausul itu, tapi ini adalah hal terbaik untuk dilakukan.” (goal.com)

Related posts

Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.